- 21 Apr
- 4 menit membaca
MILITER Amerika Serikat menyadari pasukan Viet Cong yang menggunakan strategi perang gerilya bukan lawan yang mudah ditaklukan. Oleh karena itu, Amerika dan Vietnam Selatan menggunakan berbagai strategi salah satunya Wandering Soul Operations atau Operasi Jiwa-jiwa yang Tersesat untuk memanipulasi dan melemahkan emosi serta persepsi serdadu komunis itu.
Operasi ini memanfaatkan kepercayaan masyarakat Vietnam akan kematian. Menurut Edgar Wollstone dalam The Dark Encounters in Vietnam, militer Amerika memanfaatkan konsep hantu dalam budaya Vietnam untuk melemahkan musuh.
“Pihak Amerika memanfaatkan ide tentang pemakaman yang tidak layak bagi jenazah dan konsekuensi yang terkait dengannya. Melalui gagasan ini, tentara Amerika memutar rekaman yang mengatakan, ‘seseorang telah mati dan jangan berakhir seperti itu.’ Hal ini dilakukan untuk menakuti tentara Vietnam agar menyerah,” tulis Wollstone.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















