top of page

Operasi Hantu Amerika Serikat di Perang Vietnam (Bagian I)

Memanfaatkan kepercayaan orang Vietnam akan kematian, Amerika Serikat membuat operasi hantu untuk memanipulasi emosi dan persepsi tentara Viet Cong.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Prajurit Angkatan Darat Vietnam (ARVN) diterbangkan menggunakan helikopter Angkatan Darat AS selama Operasi Elk Canyon, 12 Juli 1970. (U.S. Air Force/Wikimedia Commons).

17 Apr
3 menit membaca

BERAGAM cara dilakukan Amerika Serikat untuk memenangkan perang di Vietnam yang berlangsung sejak 1955 hingga 1975. Salah satunya dengan psywar menggunakan propaganda, manipulasi informasi, ancaman, atau tekanan mental untuk memengaruhi emosi dan sikap Viet Cong, pasukan gerilya komunis Vietnam Utara yang melawan pemerintah Vietnam Selatan.


Salah satu taktik perang non-fisik adalah memanfaatkan para pembelot dari Viet Cong untuk membujuk rekan-rekannya agar bergabung dengan pasukan Vietnam Selatan yang didukung Amerika.


Menurut jurnalis Inggris, Tom Mangold dan John Penycate, dalam The Tunnels of Cuchi: A Harrowing Account of America’s “Tunnel Rats” in the Underground Battlefields of Vietnam, jika seorang Viet Cong dibujuk membelot dan menjadi Hoi Chanh, pembelotannya dimanfaatkan untuk tujuan propaganda sesegera mungkin. Ia dipaksa merekam pesan untuk meyakinkan rekan-rekannya agar keluar dari persembunyiannya. Taktik ini semakin mudah dilakukan dengan penemuan sistem Early Word oleh perwira Big Red One.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Semaoen dikenal sebagai wartawan yang tajam mengkritik pengusaha kapitalis dan pemerintah kolonial. Akibatnya, dia dipenjara karena delik pers. Selama ditahan, dia menulis Hikajat Kadiroen.
bg-gray.jpg
Di usianya yang masih muda, Semaoen memimpin dan menggerakkan serikat buruh. Dia memperjuangkan pekerja tertindas dengan melancarkan pemogokan, sampai diusir pemerintah kolonial.
bg-gray.jpg
Beranjak remaja di tengah berseminya pergerakan, Semaoen “dibentuk” Sneevliet guna merintis jalan revolusioner.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah suffered a series of losses during her life. She lost four of her loved ones in a very short time.
transparant.png
bottom of page