top of page

K’tut Tantri Penyintas Kamp Interniran Jepang

K’tut Tantri dikenal sebagai penyiar asing yang membantu perjuangan Indonesia. Pengalaman di kamp interniran Jepang menjadi episode paling pahit dalam hidupnya.

loading_historia_white.gif
transparant.png

K'tut Tantri berhadapan dengan Sutan Sjahrir dalam pertemuan di Kaliurang, 1948. (NIOD).

18 Apr
4 menit membaca

Diperbarui: 27 Jul

PENGHUNI kamp interniran Jepang tak hanya orang-orang Belanda. Warga negara lain yang dicurigai Jepang juga ikut dicokok masuk kamp interniran. Hal inilah yang terjadi kepada Muriel Stuart Walker, seorang jurnalis kebangsaan Skotlandia.


“Dia orang Amerika kemudian ditahan di Kediri dan sempat ditelanjangi. Dalam keadaan telanjang bulat, ia disuruh jalan,” kata pakar cagar budaya Nunus Sapardi dalam diskusi bukunya beberapa waktu silam. Nunus merupakan penulis dua buku tentang kamp interniran Jepang, Documenta Historica Kamp Interniran: Masa Pendudukan Jepang hingga Revolusi di Indonesia dan Beragam Segi Kehidupan di Balik Kamp Interniran.


Meski berdarah Skotlandia-Viking, Muriel memiliki kewarganegaraan Amerika setelah ikut ibunya pindah ke Amerika di usia remaja. Ia kemudian menikah dengan Karl Jenning Pierson, warga Amerika keturunan Swedia. Pada 1932, Muriel meninggalkan suaminya dan pindah ke Bali. Ia terpikat dengan lansekap dan budaya Bali setelah menyaksikan film Bali, The Last Paradise ketika berjalan-jalan di Hollywood Boulevard.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Memutus perkara adalah amanah, bukan mainan. Siapa mengkhianatinya harus menanggung akibat yang sepadan. Itulah yang tersurat dalam sistem dan tata kelembagaan hukum Jawa yang diterapkan Kesultanan Demak hingga Yogyakarta.
bg-gray.jpg
Tiga bersaudara berjuang mempertahankan kemerdekaan di Kalimantan Barat. Bardan Nadi, yang gugur di tangan tentara Belanda, diingat sebagai pahlawan. Sedangkan jejak kedua saudaranya menghilang di tengah perburuan kaum komunis setelah 1965.
bg-gray.jpg
Sepeninggal mentornya, Henk Sneevliet, Semaoen mengampu panji palu arit. Merapat ke Moskow hingga diasingkan lewat besluit.
bg-gray.jpg
Semaoen membawa Sarekat Islam cabang Semarang ke arah radikal. Pecah kongsi dengan H.O.S. Tjokroaminoto, Semaoen membentuk Sarekat Islam Merah.
transparant.png
bottom of page