- Petrik Matanasi
- 8 Okt 2024
- 3 menit membaca
Diperbarui: 13 Jan
SEBERMULA dari berniaga, Said Abdullah bin Abdurachim Alkadrie Djelani berkembang menjadi saudagar. Ia kemudian punya jabatan penting sehingga pengaruhnya pun menjadi besar di Ampenan, Lombok pada awal abad ke-20. Dengan kekuasaan yang dimilikinya itu, kans orang-orang Arab berniaga di sana kian terbuka. Pasalnya, sejak akhir abad ke-19 Ampenan –yang dulunya merupakan tempat orang-orang Sasak– merupakan tempat mengadu nasib banyak orang dari beragam suku-bangsa. Selain orang-orang Arab, di sana ada para pedagang Tionghoa, Armenia, Bugis, dan juga Ambon.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.












