top of page

Rahasia Kennedy tentang Sukarno

Sukarno memuji Kennedy sebagai presiden terbaik yang dimiliki Amerika Serikat. Bagaimana Kennedy sendiri memandang Sukarno?

loading_historia_white.gif
transparant.png

Presiden John F. Kennedy bersama Presiden Sukarno saat akan memasuki Gedung Putih, Washington D.C, 24 April 1961. Sumber: JFK Library,

23 Nov 2020
3 menit membaca

Di masa kepresidenan Sukarno, tahun 1961 barangkali menjadi titik balik hubungan Indonesia dengan Amerika Serikat (AS). Periode penuh kerikil dan subversi berhadapan dengan Presiden Dwight D. Eisenhower berakhir. John Fitzgerald Kennedy, senator muda dari Partai Demokrat menggantikannya.


“Inilah orang yang mempunyai pikiran progresif,” kata Sukarno dalam otobiografinya Bung Karno: Penyambung Lidah Rakyat Indonesia yang dituliskan Cindy Adams.


Kennedy, menurut Sukarno punya kepribadian yang lebih luwes daripada pendahulunya. Dalam cita-cita politik, Sukarno mengakui antara dirinya dan Kennedy banyak kesamaan. Tapi, cara Kennedy memperlakukan dirinya merupakan pengalaman paling berkesan di hati Sukarno.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Tiga bersaudara berjuang mempertahankan kemerdekaan di Kalimantan Barat. Bardan Nadi, yang gugur di tangan tentara Belanda, diingat sebagai pahlawan. Sedangkan jejak kedua saudaranya menghilang di tengah perburuan kaum komunis setelah 1965.
bg-gray.jpg
Sepeninggal mentornya, Henk Sneevliet, Semaoen mengampu panji palu arit. Merapat ke Moskow hingga diasingkan lewat besluit.
bg-gray.jpg
Semaoen membawa Sarekat Islam cabang Semarang ke arah radikal. Pecah kongsi dengan H.O.S. Tjokroaminoto, Semaoen membentuk Sarekat Islam Merah.
bg-gray.jpg
Semaoen dikenal sebagai wartawan yang tajam mengkritik pengusaha kapitalis dan pemerintah kolonial. Akibatnya, dia dipenjara karena delik pers. Selama ditahan, dia menulis Hikajat Kadiroen.
transparant.png
bottom of page