top of page

Cerita Para Bintang Telenovela di Indonesia

Beberapa artis pemeran utama telenovela pernah berkunjung ke Indonesia. Disambut ribuan penggemarnya dan jadi kenangan tak terlupakan.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Ilustrasi artis-artis telenovela. (M.A. Yusuf/Historia.ID).

18 Feb
10 menit membaca

Diperbarui: 29 Apr

ANDITYA Restu Aji masih ingat kejadian seperempat abad silam. Siang itu, sang ibu menjemputnya sepulang sekolah di SD Marsudirini, Yogyakarta. Rencana pulang ke rumah mendadak berubah setelah salah satu orang tua murid, teman Anditya, mengajak ibunya ke alun-alun.


“Mbak, ayo ke depan Kantor Pos dan BNI (Titik 0 KM Jogja). Paulina sedang diarak menuju Alun-Alun Lor (Alun-Alun Utara)!” ajaknya kepada ibu Anditya penuh antusias seperti dikisahkan ulang Anditya (35) kepada Historia.ID.


Masyarakat Yogyakarta berduyun-duyun datang ke alun-alun pada hari itu. Mereka ingin menyaksikan Gabriela “Gaby” Spanic. Nama Gaby melejit di tengah publik Indonesia setelah sukses membintangi telenovela Meksiko La Usurpadora (Cinta Paulina) yang tayang di TPI pada 1999.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Saat memimpin Jakarta, Sudiro dihadapkan pada kondisi berantakan. Putar otak demi pembangunan kota, termasuk cari dana di luar lungsuran dari pusat. Sering pula gagasannya ditolak pemerintah pusat.
bg-gray.jpg
Ahmad Subardjo was born in Karawang to a family of Acehnese and Javanese nobility. The beloved son of a civil service police officer, he moved to Batavia to continue his education at a Dutch school.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah became the first female minister in Indonesian history. She handled everything from diplomacy and labor issues to makeup and lipstick.
bg-gray.jpg
Cerita dari Museum Gatot Soebroto di Ungaran. “Rumah Prihatin” yang kaya cerita meski hanya setahun ditinggali sang jenderal.
Upaya membentuk hubungan egaliter lelaki-perempuan sudah dilakukan sejak lama.
Upaya membentuk hubungan egaliter lelaki-perempuan sudah dilakukan sejak lama.
Bukan kali ini saja pandemi mengganggu ibadah haji. Bahkan, pada masa lalu haji dianggap membahayakan.
Bukan kali ini saja pandemi mengganggu ibadah haji. Bahkan, pada masa lalu haji dianggap membahayakan.
Tim kampanye Presiden Nixon memanfaatkan intelijen untuk mengintip jeroan partai pesaingnya. Skandalnya dibongkar informan FBI dan wartawan.
Tim kampanye Presiden Nixon memanfaatkan intelijen untuk mengintip jeroan partai pesaingnya. Skandalnya dibongkar informan FBI dan wartawan.
Rasa lelah membuat kawan-kawannya ambil jalan pintas, sewa pesawat. Kendati terpilih naik pesawat itu, Dion urung naik karena ongkosnya mahal.
Rasa lelah membuat kawan-kawannya ambil jalan pintas, sewa pesawat. Kendati terpilih naik pesawat itu, Dion urung naik karena ongkosnya mahal.
Seorang pelancong AS yang mabuk mengambil sepotong semangka dan menolak membayar setelah mencicipinya. Memantik perkelahian yang berujung pada kerusuhan yang menewaskan belasan orang.
Seorang pelancong AS yang mabuk mengambil sepotong semangka dan menolak membayar setelah mencicipinya. Memantik perkelahian yang berujung pada kerusuhan yang menewaskan belasan orang.
Dari Korea Utara hingga Maroko. Mereka tim-tim yang disepelekan yang justru jadi batu sandungan bagi para favorit juara.
Dari Korea Utara hingga Maroko. Mereka tim-tim yang disepelekan yang justru jadi batu sandungan bagi para favorit juara.
transparant.png
bottom of page