top of page

Tukang Jam Saleh di Surabaya

Tukang servis arloji yang berperan dalam Kristenisasi di Surabaya. Ingin orang Kristen Jawa seperti Belanda.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Makam Johannes Emde di Surabaya. (Petrik Matanasi/Historia.ID).

  • 17 Feb
  • 4 menit membaca

Diperbarui: 25 Apr

HASRAT untuk mempertaruhkan hidup demi kehidupan yang labih baik menguatkan tekad Johannes Emde, pemuda Belanda, untuk merantau. Api semangat itu kian membesar setelah mendapat siraman minyak dari kawannya seorang pelaut yang menceritakan pengalamannya mengunjungi banyak tempat. Emde akhirnya mendaftar jadi pelaut.  

 

Nasib baik menghampirinya. Emde diterima menjadi pelaut pada sebuah kapal yang berlayar ke Batavia (kini Jakarta). Upah yang dia terima 90 gulden.  

 

Setelah tiba di Batavia, dimulailah petualangan Emde yang tak bisa menghindar dari wajib militer. Menelusuri sebagian pesisir Kalimantan hingga terlibat perang melawan bajak laut di perairan Banjarmasin hanyalah sebagian dari petualangan Emde di Hindia Belanda. 

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Maria Ullfah terpikat sosialisme pada pandangan pertama. Sutan Sjahrir jadi comblangnya.
bg-gray.jpg
Buyut Ahmad Subardjo berasal dari keluarga terpandang di Aceh yang terlibat persaingan kekuasaan. Dia memilih merantau ke Jawa dan menjadi pemuka agama Islam. Anaknya mengikuti jejaknya.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah berada di dalam pusaran kontroversi penyusunan RUU Perkawinan. Berbuah manis walau penuh kompromi.
bg-gray.jpg
Ahmad Subardjo lahir di Karawang dari keturunan bangsawan Aceh dan Jawa. Anak kesayangan mantri polisi ini pindah ke Batavia untuk melanjutkan pendidikan di sekolah Belanda.
Kisah suka-duka mudik Lebaran tahun ini. Dilarang karena pandemi membuat ribuan orang berbondong-bondong pulang kampung lebih awal.
Kisah suka-duka mudik Lebaran tahun ini. Dilarang karena pandemi membuat ribuan orang berbondong-bondong pulang kampung lebih awal.
Lorong Zaman Pamer
Lorong Zaman Pamer
Pahlawan sejatinya manusia biasa. Pengajaran sejarah mestinya bisa menghadirkan sosok humanisnya.
Pahlawan sejatinya manusia biasa. Pengajaran sejarah mestinya bisa menghadirkan sosok humanisnya.
Untuk pertama kalinya peringatan maestro tari topeng Mimi Rasinah dengan cukup besar. Melibatkan seniman nasional dan internasional.
Untuk pertama kalinya peringatan maestro tari topeng Mimi Rasinah dengan cukup besar. Melibatkan seniman nasional dan internasional.
Berhasrat membalas dendam dan mewujudkan tuntutan, sekelompok aktivis garis keras Armenia mengebom bandara di Paris.
Berhasrat membalas dendam dan mewujudkan tuntutan, sekelompok aktivis garis keras Armenia mengebom bandara di Paris.
Bergabung dengan NATO bukan hanya jadi masalah buat Presiden Rusia Vladimir Putin. Tujuh puluh tahun silam, hal itu juga menjadi masalah warga Islandia.
Bergabung dengan NATO bukan hanya jadi masalah buat Presiden Rusia Vladimir Putin. Tujuh puluh tahun silam, hal itu juga menjadi masalah warga Islandia.
transparant.png
bottom of page