top of page

Coolen Mengkristenkan Jawa

Coolen menyebarkan Kristen menggunakan wayang. Dia melakukan akulturasi ajaran Kristen dengan budaya Jawa sehingga berbeda dengan Kristen Belanda.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Sebuah fasilitas kesehatan milik Perusahaan Gula Seloredjo di Ngoro, Jawa Timur. (Wereldmuseum Amsterdam).

4 Feb
5 menit membaca

SUATU hari pada dua abad silam. Datanglah orang Jawa jelata kepada seorang pria tua blasteran Jawa-Eropa di Desa Ngoro, Mojokerto. Singotaruno (Singo Stroeno), orang Jawa jelata itu, punya teka-teki yang diwariskan oleh ayahnya. Dia lalu menanyakan teka-teki itu kepada Coenrad Laurens Coolen (1773-1873), yang dikenal sebagai Mbah Coolen, pria sepuh tadi.  

 

“Tuan, saya punya teka-teki; siapa pun yang memecahkannya untuk saya, saya akan mengikutinya, dan saya akan menerima kata-katanya tanpa syarat. Teka-teki itu berbunyi sebagai berikut: ‘Di dalam Tuhan ada Tuhan; Tuhan yang terdalam ini, siapakah nama-Nya?” kata Singotaruno. 

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Gatot Soebroto menjadi kepala polisi wilayah Banyumas pada awal kemerdekaan. Dekat dengan anak buah, Gatot berhasil memimpin pasukan dalam pertempuran Ambarawa.
bg-gray.jpg
Gatot Soebroto menjadi tentara Belanda ditentang sang ayah karena tidak ingin anaknya menjadi penindas bangsanya. Dia membuktikan diri sebagai tentara yang peduli kaum lemah hingga dicap sersan gila oleh atasannya.
bg-gray.jpg
Ikut dikirim ke Ambon, Gatot Soebroto dikira keluarganya sudah mati. Masa Pendudukan Jepang membuatnya “menukar” seragam dari KNIL ke PETA.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah’s long journey to fight for justice for women came to a halt during the Japanese occupation.
Sebuah pameran yang tak semata untuk merespon kondisi kekinian, tapi juga untuk menghidupkan sekaligus mengabadikan Balai Budaya selaku tempat bersejarah dalam dunia seni-budaya bangsa.
Sebuah pameran yang tak semata untuk merespon kondisi kekinian, tapi juga untuk menghidupkan sekaligus mengabadikan Balai Budaya selaku tempat bersejarah dalam dunia seni-budaya bangsa.
Mahkamah rakyat bukan barang baru, baik di isu-isu internasional maupun Indonesia. Wacananya muncul lagi sebagai alternatif pengungkapan kebenaran.
Mahkamah rakyat bukan barang baru, baik di isu-isu internasional maupun Indonesia. Wacananya muncul lagi sebagai alternatif pengungkapan kebenaran.
Masa pandemi tak membuat upaya repatriasi berhenti. Keris keramat milik Pangeran Diponegoro itu akhirnya kembali di periode yang sulit.
Masa pandemi tak membuat upaya repatriasi berhenti. Keris keramat milik Pangeran Diponegoro itu akhirnya kembali di periode yang sulit.
Lorong Zaman Puasa
Lorong Zaman Puasa
Gus Dur telah memberikan teladan, tinggal kita yang meneruskan.
Gus Dur telah memberikan teladan, tinggal kita yang meneruskan.
Melahirkan apalagi cuma menikah dan pensiun bukan halangan bagi perempuan ini untuk terus merumput dan memajukan sepakbola putri Indonesia.
Melahirkan apalagi cuma menikah dan pensiun bukan halangan bagi perempuan ini untuk terus merumput dan memajukan sepakbola putri Indonesia.
transparant.png
bottom of page