top of page

A Historical Pilgrimage to Petamburan, Jakarta (3-End)

Tan Tjeng Bok was known as an actor for three eras. He was once the highest-paid artist, but his life ended in sorrow. He was buried in the Petamburan Public Cemetery.

loading_historia_white.gif
transparant.png

The author at Tan Tjeng Bok's grave in Petamburan Cemetery. (Martin Sitompul/Historia.ID).

  • 3 Feb
  • 9 menit membaca

From Johan Kepler Panggabean's grave, we continue walking to the back of the Petamburan Public Cemetery, where there is a block of Chinese graves. In one of the rows, we find the grave of Tan Tjeng Bok. Although not grand, the inscription on the gravestone sparks attention. At the top of the gravestone, there is a cross flanked by two angels. The next part explains who is buried there. 


“Actor of Three Eras. Has returned to the Father's house in Heaven. Born June 4, 1900. Died February 15, 1985. Tan Tjeng Bok (Pak Item),” reads the inscription on the tombstone.


Tan Tjeng Bok was a prominent Indonesian artist who spanned three eras. In addition to being a film actor, he was known as a keroncong artist, theater actor, and comedian. As indicated on his tombstone, Tan Tjeng Bok's artistic career spanned three eras.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Maria Ullfah terpikat sosialisme pada pandangan pertama. Sutan Sjahrir jadi comblangnya.
bg-gray.jpg
Buyut Ahmad Subardjo berasal dari keluarga terpandang di Aceh yang terlibat persaingan kekuasaan. Dia memilih merantau ke Jawa dan menjadi pemuka agama Islam. Anaknya mengikuti jejaknya.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah berada di dalam pusaran kontroversi penyusunan RUU Perkawinan. Berbuah manis walau penuh kompromi.
bg-gray.jpg
Ahmad Subardjo lahir di Karawang dari keturunan bangsawan Aceh dan Jawa. Anak kesayangan mantri polisi ini pindah ke Batavia untuk melanjutkan pendidikan di sekolah Belanda.
Kampanye penyebaran informasi pencegahan dan pengobatan Flu Spanyol di Hindia Belanda melalui medium lokal.
Kampanye penyebaran informasi pencegahan dan pengobatan Flu Spanyol di Hindia Belanda melalui medium lokal.
Sebuah tempat penyulingan anggur berusia ribuan tahun ditemukan di Armenia.
Sebuah tempat penyulingan anggur berusia ribuan tahun ditemukan di Armenia.
Kisah suka-duka mudik Lebaran tahun ini. Dilarang karena pandemi membuat ribuan orang berbondong-bondong pulang kampung lebih awal.
Kisah suka-duka mudik Lebaran tahun ini. Dilarang karena pandemi membuat ribuan orang berbondong-bondong pulang kampung lebih awal.
Lorong Zaman Pamer
Lorong Zaman Pamer
Pahlawan sejatinya manusia biasa. Pengajaran sejarah mestinya bisa menghadirkan sosok humanisnya.
Pahlawan sejatinya manusia biasa. Pengajaran sejarah mestinya bisa menghadirkan sosok humanisnya.
Untuk pertama kalinya peringatan maestro tari topeng Mimi Rasinah dengan cukup besar. Melibatkan seniman nasional dan internasional.
Untuk pertama kalinya peringatan maestro tari topeng Mimi Rasinah dengan cukup besar. Melibatkan seniman nasional dan internasional.
transparant.png
bottom of page