top of page

Sejarah Indonesia

Advertisement

Raja Yordania dan Presiden Soeharto Saling Berbalas Kunjungan

Yordania sudah mendukung kemerdekaan Indonesia sejak 1946. Hubungan bilateralnya kemudian dipupuk Soeharto dan kini turut diperkuat Prabowo lewat kunjungannya.

14 Apr 2025

Dengarkan artikel

bg-gray.jpg
bg-gray.jpg
camera overlay
camera_edited_30.png

Presiden Soeharto menyambut kedatangan Raja Hussein bin Talal dari Yordania (kanan) di Jakarta pada awal April 1986. (ANRI).

YORDANIA bukan negeri asing buat Presiden Prabowo Subianto. Oleh karenanya setibanya di Bandara Militer Marka di ibukota Amman pada Senin (14/4/2025) petang waktu setempat, Prabowo begitu cair dalam bertukar sapa. Selain berjabat tangan, ia berpelukan hangat dengan Raja Yordania Abdullah II bin al-Hussein al-Hashemi. 

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

Advertisement

Yang Tersisa dari Warisan Salahuddin di Pelosok Prancis

Yang Tersisa dari Warisan Salahuddin di Pelosok Prancis

Alkisah Masjid Buzancy di Ardennes, Prancis yang dibangun atas permintaan Sultan Salahuddin. Hancur semasa Revolusi Prancis. Kini beralih fungsi jadi sekolah.
Bukan Band Manis, God Bless Band Idealis

Bukan Band Manis, God Bless Band Idealis

God Bless tak mau sembarangan bikin album. Laris bukan tujuan mereka menelurkan album.
Titi Papan dan Awal Tembakau Deli

Titi Papan dan Awal Tembakau Deli

Kebun pertama tembakau Deli kini menjadi perkampungan di sekitar Jalan Platina, Medan.
Akhir Perlawanan Tuan Rondahaim Terhadap Belanda

Akhir Perlawanan Tuan Rondahaim Terhadap Belanda

Tuan Rondahaim melawan Belanda di Simalungun hingga akhir hayatnya. Dia tidak pernah menyerah. Penyakit rajalah yang menghentikan perlawanannya.
“Cari Adil, Dapat Bedil” dari Lurah Blasteran

“Cari Adil, Dapat Bedil” dari Lurah Blasteran

Dianggap menggerakan massa melawan pemerintah kolonial, Kuwu Groeneveld menanggung hukuman tak ringan.
bottom of page