top of page

Raja Yordania dan Presiden Soeharto Saling Berbalas Kunjungan

Yordania sudah mendukung kemerdekaan Indonesia sejak 1946. Hubungan bilateralnya kemudian dipupuk Soeharto dan kini turut diperkuat Prabowo lewat kunjungannya.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Presiden Soeharto menyambut kedatangan Raja Hussein bin Talal dari Yordania (kanan) di Jakarta pada awal April 1986. (ANRI).

15 Apr 2025
5 menit membaca

YORDANIA bukan negeri asing buat Presiden Prabowo Subianto. Oleh karenanya setibanya di Bandara Militer Marka di ibukota Amman pada Senin (14/4/2025) petang waktu setempat, Prabowo begitu cair dalam bertukar sapa. Selain berjabat tangan, ia berpelukan hangat dengan Raja Yordania Abdullah II bin al-Hussein al-Hashemi. 

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Kepulangan Semaoen ke Indonesia setelah 33 tahun di pengasingan disambut semarak. Presiden Soeharto menawarkan keluarga agar jenazahnya dimakamkan di Kalibata.
bg-gray.jpg
Memutus perkara adalah amanah, bukan mainan. Siapa mengkhianatinya harus menanggung akibat yang sepadan. Itulah yang tersurat dalam sistem dan tata kelembagaan hukum Jawa yang diterapkan Kesultanan Demak hingga Yogyakarta.
bg-gray.jpg
Tiga bersaudara berjuang mempertahankan kemerdekaan di Kalimantan Barat. Bardan Nadi, yang gugur di tangan tentara Belanda, diingat sebagai pahlawan. Sedangkan jejak kedua saudaranya menghilang di tengah perburuan kaum komunis setelah 1965.
bg-gray.jpg
Sepeninggal mentornya, Henk Sneevliet, Semaoen mengampu panji palu arit. Merapat ke Moskow hingga diasingkan lewat besluit.
transparant.png
bottom of page