top of page

Ahmad Subardjo di Tengah Konflik Israel-Yordania

Menteri Luar Negeri Ahmad Subardjo menyaksikan secara langsung ketegangan antara Israel dengan negara-negara Arab.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Mr. Ahmad Subardjo Djojoadisuryo bersama Mr. Kashani seorang yang sangat berpengaruh di Iran tahun 1953. (Perpustakaan Nasional RI).

28 Mei 2021
3 menit membaca

Diperbarui: 2 Agu

SETELAH mengakhiri masa jabatannya sebagai Menteri Luar Negeri dalam kabinet Sukiman (April 1951 - Februari 1952), Ahmad Subardjo ditugaskan mengunjungi negara-negara di Timur Tengah oleh pemerintah Republik Indonesia (RI) untuk sebuah misi persahabatan. Pada waktu itu pemerintah RI ingin menyampaikan penghargaan sebesar-besarnya kepada negara-negara Timur Tengah atas dukungan moral yang mereka berikan kepada Indonesia selama masa Perang Kemerdekaan (1945-1949).


Subardjo memulai perjalanannya ke Timur Tengah pada September 1952. Dia didampingi seorang pegawai senior di Kementerian Luar Negeri, Utaryo Suryamihardja. Ketika itu negara pertama yang dikunjungi adalah Mesir. Sebagai salah satu negara yang paling pertama mengakui kedaulatan Indonesia, Mesir menjadi negara utama dalam misi persahabatan tersebut.


Dari Mesir, Ahmad Subardjo melanjutkan kunjungannya ke Turki, Arab Saudi, dan Syria. Menurut rencana, negara selanjutnya yang akan dikunjungi perwakilan Indonesia tersebut adalah Yordania. Diceritakan Subardjo dalam otobiografinya, Kesadaran Nasional: Sebuah Otobiografi, tidak ada hal istimewa menyangkut hubungan antara negara itu dengan Indonesia yang mendorong kunjungannya ke sana, kecuali fakta bahwa keduanya sama-sama negara Islam.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Maria Ullfah’s long journey to fight for justice for women came to a halt during the Japanese occupation.
bg-gray.jpg
Gatot Soebroto berani dan suka berkelahi, yang berakibat dikeluarkan dari sekolah. Di balik sikap kerasnya, dia baik hati ibarat seharum tanjung tetapi sekeras baja.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah was accused of being pro-American for allowing a Hollywood movie to be screened.
bg-gray.jpg
Djalimin was sentenced to 15 years in prison for killing a Dutch man who was about to rape her. A question posed by a member of the Indonesian House of Representatives to the government led to her release.
Kita kerap curiga terhadap apa yang disebut asing, betapapun absurdnya pengertian soal asing itu sendiri.
Kita kerap curiga terhadap apa yang disebut asing, betapapun absurdnya pengertian soal asing itu sendiri.
Upaya mencari dana pembangunan di ibukota. Perusahaan Daerah sempat tak memenuhi harapan.
Upaya mencari dana pembangunan di ibukota. Perusahaan Daerah sempat tak memenuhi harapan.
Selain meretas prestasi di lapangan, mereka juga moncer di arena politik. Berikut 11 legenda yang melanggengkan kariernya di dunia politik.
Selain meretas prestasi di lapangan, mereka juga moncer di arena politik. Berikut 11 legenda yang melanggengkan kariernya di dunia politik.
Lidah emas pada mulut mumi dari masa pemerintahan Cleopatra di Mesir agar arwahnya bisa berbicara ketika menghadapi pengadilan Dewa Osiris.
Lidah emas pada mulut mumi dari masa pemerintahan Cleopatra di Mesir agar arwahnya bisa berbicara ketika menghadapi pengadilan Dewa Osiris.
Sebuah pameran yang tak semata untuk merespon kondisi kekinian, tapi juga untuk menghidupkan sekaligus mengabadikan Balai Budaya selaku tempat bersejarah dalam dunia seni-budaya bangsa.
Sebuah pameran yang tak semata untuk merespon kondisi kekinian, tapi juga untuk menghidupkan sekaligus mengabadikan Balai Budaya selaku tempat bersejarah dalam dunia seni-budaya bangsa.
transparant.png
bottom of page