top of page

Sejarah Indonesia

Advertisement

Emoji Tersenyum Tertua

Penelitian terbaru arkeolog menemukan bukti emoji tersenyum tertua pada guci berusia 3.700 tahun.

24 Jul 2017

Dengarkan artikel

bg-gray.jpg
bg-gray.jpg
camera overlay
camera_edited_30.png

Guci bergambar emoji tersenyum berusia 3.700 tahun ditemukan di situs Karkemish, Turki. Foto: Indiatoday.in.

  • 25 Jul 2017
  • 2 menit membaca

Selain tulisan, kita biasa menggunakan simbol emoji dalam percakapan pesan singkat. Ternyata, emoji bukanlah simbol yang baru. Penelitian terbaru dari tim arkeolog menemukan lukisan mirip wajah tersenyum pada pecahan keramik kuno di situs Karkemish, Turki.


Karkemish merupakan kota kuno seluas 55 hektar yang berada di Turki berdekatan dengan perbatasan Suriah. Nama Karkemish diartikan sebagai “dermaga/tambatan Dewa Kamis” yang terkenal luas di Suriah bagian utara. Kota itu berpenghuni sekitar abad ke-6 SM hingga abad petengahan ketika ditinggalkan dan dihuni oleh berbagai suku budaya termasuk bangsa Hitit, Neo Assiria dan Romawi. Kota itu juga pernah digunakan sebagai markas perbatasan militer Turki.


Arkeolog Inggris mengunjungi situs tersebut pada akhir 1800-an dan awal 1900-an, namun masih banyak yang bisa ditemukan. Tim baru terdiri dari 25 arkeolog dipimpin oleh Nikolo Marchetti, profesor di Departemen Sejarah dan Kebudayaan Universitas Bologna Italia, mulai menggali situs itu pada 2003. Baru pada musim ini yang dimulai Mei 2017, mereka menemukan sebuah guci dengan lukisan mirip emoji tersenyum.


Guci itu berusia 3.700 tahun yang memiliki tiga goresan cat yang terlihat seperti goresan senyum dan dua titik mata di atasnya. Ditemukan di tempat pemakaman di bawah sebuah rumah, guci itu mungkin digunakan untuk minum bir dan minuman manis.


“Tidak diragukan lagi adanya wajah yang tersenyum dan tidak ada jejak lain pada guci tersebut,” kata Nikolo Marchetti seperti dikutip Livescience (21 Juli 2017).

Selama penggalian di Karkemish, arkeolog juga menemukan vas dan pot serta barang-barang yang terbuat dari logam.


Menurut arabnews.com (19 Juli 2017), guci dengan lukisan emoji tersenyum tersebut akan dibawa ke Museum Arkeologi Gaziantep, Turki. Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Turki, Nabi Avic menuturkan bahwa Taman Arkeologi Kota Kuno Karkemish akan dibuka kembali setelah tujuh tahun masa penggalian pada 12 Mei 2018.


Indiatoday.in (24 Juli 2017) yang juga memberitakan penemuan guci bergambar emoji tersenyum menambahkan bahwa sebelumnya emoji tersenyum tertua diperkirakan berasal dari tahun 1635. Coretan berbentuk wajah yang tersenyum ditulis oleh seorang pengacara dalam sebuah dokumen hukum yang digali di Slovakia. Pada saat itu, emoji berbentuk senyuman merupakan bukti simbol tertua yang digunakan.

Komentar

Dinilai 0 dari 5 bintang.
Belum ada penilaian

Tambahkan penilaian

Advertisement

Yang Tersisa dari Warisan Salahuddin di Pelosok Prancis

Yang Tersisa dari Warisan Salahuddin di Pelosok Prancis

Alkisah Masjid Buzancy di Ardennes, Prancis yang dibangun atas permintaan Sultan Salahuddin. Hancur semasa Revolusi Prancis. Kini beralih fungsi jadi sekolah.
Persekutuan Tuan Rondahaim dan Sisingamangaraja

Persekutuan Tuan Rondahaim dan Sisingamangaraja

Tuan Rondahaim dan Sisingamangaraja bersekutu melawan Belanda. Keduanya telah ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional.
Bukan Band Manis, God Bless Band Idealis

Bukan Band Manis, God Bless Band Idealis

God Bless tak mau sembarangan bikin album. Laris bukan tujuan mereka menelurkan album.
Titi Papan dan Awal Tembakau Deli

Titi Papan dan Awal Tembakau Deli

Kebun pertama tembakau Deli kini menjadi perkampungan di sekitar Jalan Platina, Medan.
Pengusaha Hiburan Malam Naik Haji

Pengusaha Hiburan Malam Naik Haji

Pengusaha hiburan malam yang mengorbitkan banyak penyanyi beken ini mengalami kejadian aneh saat menunaikan ibadah haji.
bottom of page