- Martin Sitompul

- 1 Jul 2025
- 4 menit membaca
Diperbarui: 2 Jul 2025
DAFTAR pejabat daerah yang tersangkut kasus korupsi bertambah satu lagi setelah Kepala Dinas PUPR Sumatra Utara Topan Ginting tertangkap tangan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Topan Ginting diduga terlibat suap proyek pembangunan jalan di Dinas PUPR Sumut dengan nilai kontrak mencapai Rp231,8 miliar. Dari nilai kontrak tersebut, Topan dijanjikan mendapat jatah sekira 4—5 persen (senilai Rp.8 miliar) sebagai imbalan atas perannya memuluskan tender proyek.
Topan mengawali kariernya sebagai birokrat di Dinas Komunikasi dan Informatika Pemerintah Kota Medan pada 2018. Setahun kemudian, Topan menjadi camat Medan Tuntungan. Kariernya kian moncer ketika menjadi orang dekat Wali Kota Medan Boby Nasution sebagai kepala bagian di Sekretariat Daerah Kota Medan. Setelah Boby naik menjadi gubernur Sumatra Utara, Topan ikut ketiban jabatan sebagai kepala dinas PUPR Sumatra Utara hingga tersandung skandal korupsi. Kasus ini tentu menambah coreng hitam pada citra aparat-birokrat Indonesia.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.












