- 27 Nov 2025
- 2 menit membaca
Diperbarui: 3 Mar
SULTAN Hasanuddin, pahlawan nasional dari Kerajaan Gowa-Tallo, dikenal gigih melawan maskapai dagang Belanda Vereenigde Oostindische Compagnie (VOC). Namun karena kalah, dirinya terpaksa menandatangani Perjanjian Bongaya (1667).
Gowa bukan tak memiliki teman bangsa Eropa. Portugis, yang jauh sebelum VOC berkuasa sudah lama di Makassar, merupakan sekutunya. Kedekatan Portugis membuat ada raja Gowa yang membiarkan agamawan dari Portugis menyebarkan agama Katolik di Makassar. Sebuah sekolah Katolik kemudian didirikan di sana era tersebut. Christian Pelras dalam Manusia Bugis mencatat, ada raja Gowa yang pernah jadi kristen meskipun belakangan raja-raja di Sulawesi Selatan, baik kawasan Bugis maupun Makassar, memilih Islam.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.












