- 20 Apr 2021
- 2 menit membaca
Diperbarui: 6 hari yang lalu
Kamus Sejarah Indonesia Jilid I yang disusun Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menuai kontroversi. Pasalnya, nama tokoh pendiri Nahdlatul Ulama (NU) KH Hasyim Asy’ari disebut tak dimuat dalam kamus tersebut. Beberapa pihak memprotes Kemendikbud karena dianggap telah membelokkan sejarah. Cucu KH Hasyim Asy’ari, M. Irfan Yusuf Hakim, mempertanyakan mengapa nama kakeknya bisa hilang dari kamus.
"Kami sempat membicarakan itu walaupun lewat daring dengan keluarga. Kami mempertanyakan itu juga. Ini hilang atau sengaja dihilangkan. Makanya kami mempertanyakan ke pemerintah, dalam hal ini Kemendikbud," kata Irfan seperti dikutip dari Detik.com, Selasa, 20 April 2021.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.












