top of page

Yang Pertama dari Kedokteran Indonesia

Dari dokter pertama lulusan Belanda hingga sekolah kedokteran pertama bagi bumiputra

loading_historia_white.gif
transparant.png

Mahasiswa dan pengajar di Stovia tahun 1933 (Wikimedia Commons)

6 Apr 2020
4 menit membaca

Diperbarui: 4 Agu

PENGHORMATAN setinggi-tingginya ditujukkan untuk seluruh tenaga medis Indonesia. Di tengah semakin mewabahnya virus Covid-19, peran mereka sebagai garda terdepan sangat dibutuhkan. Tanpa kenal lelah, para tenaga medis ini berjuang menyelamatkan nyawa pasien-pasiennya. Meski nyawa mereka juga bisa ikut terancam.


Apresiasi bagi petugas medis ini juga datang dari istana. Diberitakan laman resmi Sekretaris Kabinet Republik Indonesia, setkab.go.id, Presiden Joko Widodo menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh petugas medis yang telah bekerja keras merawat para pasien terpapara virus tersebut.


“Saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya, kepada para dokter, para perawat dan seluruh jajaran rumah sakit, yang sedang bekerja keras penuh dedikasi dalam melayani dan merawat para pasien yang terinveksi Covid-19,” ucap Presiden.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Kepulangan Semaoen ke Indonesia setelah 33 tahun di pengasingan disambut semarak. Presiden Soeharto menawarkan keluarga agar jenazahnya dimakamkan di Kalibata.
bg-gray.jpg
Memutus perkara adalah amanah, bukan mainan. Siapa mengkhianatinya harus menanggung akibat yang sepadan. Itulah yang tersurat dalam sistem dan tata kelembagaan hukum Jawa yang diterapkan Kesultanan Demak hingga Yogyakarta.
bg-gray.jpg
Tiga bersaudara berjuang mempertahankan kemerdekaan di Kalimantan Barat. Bardan Nadi, yang gugur di tangan tentara Belanda, diingat sebagai pahlawan. Sedangkan jejak kedua saudaranya menghilang di tengah perburuan kaum komunis setelah 1965.
bg-gray.jpg
Sepeninggal mentornya, Henk Sneevliet, Semaoen mengampu panji palu arit. Merapat ke Moskow hingga diasingkan lewat besluit.
transparant.png
bottom of page