top of page

80 Tahun Indonesia Merdeka di Mata Veteran Seroja

Harapan seorang veteran Marinir di momen 80 tahun kemerdekaan: Indonesia tidak lagi jadi surganya para koruptor.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Sertu (Purn.) Suyatno (kedua dari kanan), veteran Marinir yang usianya sama dengan HUT RI tahun ini (Zalfaa Nuraulia/Historia.ID)

18 Agu 2025
5 menit membaca

Diperbarui: 10 Agu

USIANYA tujuh bulan lebih tua dari Republik Indonesia yang baru saja merayakan 80 tahun kemerdekaannya. Suyatno, lelaki sepuh itu, masih menyimpan memori bagaimana ia bisa merantau ke ibukota yang tentu sudah banyak berubah.


“Dulu kotanya (Jakarta) masih sepi. Belum ada gedung-gedung tinggi atau jalan tol. Lebih mirip rawa-rawa yang banyak nyamuk. Dulu upah saya hanya (sekitar) Rp650 sebulan yang cukup untuk menyambung hidup,” ujar Suyatno di rumah sederhananya di kawasan padat Kelurahan Ragunan, Jakarta Selatan.


Upah yang dimaksud adalah upahnya ketika masih bekerja serabutan di sebuah pabrik kayu. Gajinya tak berbeda jauh ketika sudah beralih jadi prajurit di Korps Komando (KKO) Angkatan Laut (kini Korps Marinir). Suyatno kini veteran dengan pangkat terakhir sersan satu (sertu), namun tak lagi mendapat undangan menghadiri upacara HUT RI.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Memutus perkara adalah amanah, bukan mainan. Siapa mengkhianatinya harus menanggung akibat yang sepadan. Itulah yang tersurat dalam sistem dan tata kelembagaan hukum Jawa yang diterapkan Kesultanan Demak hingga Yogyakarta.
bg-gray.jpg
Tiga bersaudara berjuang mempertahankan kemerdekaan di Kalimantan Barat. Bardan Nadi, yang gugur di tangan tentara Belanda, diingat sebagai pahlawan. Sedangkan jejak kedua saudaranya menghilang di tengah perburuan kaum komunis setelah 1965.
bg-gray.jpg
Sepeninggal mentornya, Henk Sneevliet, Semaoen mengampu panji palu arit. Merapat ke Moskow hingga diasingkan lewat besluit.
bg-gray.jpg
Semaoen membawa Sarekat Islam cabang Semarang ke arah radikal. Pecah kongsi dengan H.O.S. Tjokroaminoto, Semaoen membentuk Sarekat Islam Merah.
transparant.png
bottom of page