- Andri Setiawan
- 18 Des 2020
- 3 menit membaca
Diperbarui: 23 Jan
“GALILAH yang lama, sesuaikan dengan zaman dan lingkungan.” Demikianlah kata-kata mutiara yang terlontar dari mulut Ashin Jinarakkhita, biksu yang membangkitkan agama Buddha yang inklusif di Indonesia modern.
Ashin dianggap sebagai biksu pertama Indonesia setelah 500 tahun keruntuhan agama Buddha pada era Majapahit. Sejak perkembangan Islam di Nusantara begitu pesat, lambat laun agama Hndu dan Buddha tersisih. Sebagian yang bertahan, mundur ke daerah pegunungan seperti ke Tengger, Bromo dan juga di Pulau Bali. Sepanjang era kolonialisme, agama Buddha lebih dikenal sebagai agama orang Tionghoa bersama Konghucu dan Taoisme.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.












