- Hendaru Tri Hanggoro
- 31 Jan 2019
- 4 menit membaca
Diperbarui: 26 Jan
SEPASANG cincin berbatu zamrud melingkar di dua jari telunjuknya. Hijau di telunjuk kanan dan merah di kiri. Hijau lambang banyak relasi, sedangkan merah tanda murah rezeki.
Semasa muda, dia hanya memakai cincin zamrud hijau. Suatu hari seorang teman menyarankannya untuk juga memakai cincin merah. Tujuannya mengimbangi aura cincin hijau. Temannya seorang ahli batu. Dia percaya sarannya.
“Maka saya pakai dua ini, yang satu hoki, yang lain buat sosial,” kata dia pada suatu hari dalam tahun 1989 di ruang kerjanya, Gedung Bank International Indonesia (BII), Jakarta, seperti termuat dalam Eksekutif, Mei 1989.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.









