top of page

Tirto Utomo dari Juru Warta Jadi Pendiri Aqua

Tirto Utomo mendapatkan ide mendirikan perusahaan air minum dalam kemasan secara kebetulan. Merek awalnya Puritas kemudian diganti menjadi Aqua.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Tirto Utomo, pendiri Aqua. (Repro Menjadi yang Terbaik).

22 Sep 2020
4 menit membaca

Diperbarui: 19 Apr

BANJIR bandang terjadi di Cicurug, Sukabumi, Jawa Barat, pada 21 September 2020. Selain menerjang permukiman penduduk, banjir juga merendam pabrik PT. Aqua Golden Mississippi Tbk. di Jalan Siliwangi, Mekarsari, Sukabumi. Video keadaan pabrik Aqua yang kebanjiran itu viral di media sosial sehingga Aqua menjadi trending topic.


Aqua didirikan oleh Tirto Utomo hampir setengah abad lalu. Sebelum mendirikan Aqua, dia bekerja sebagai wartawan. Setelah bergelar sarjana hukum, dia memutuskan bekerja sesuai bidangnya di perusahaan minyak milik negara. Di sinilah, dia secara kebetulan mendapatkan ide bisnis mendirikan perusahaan air minum dalam kemasan.


Tirto Utomo atau Kwa Sien Biauw lahir di Wonosobo pada 8 Maret 1930. Orang tuanya, Kwa Liang Tjoan dan Tjan Thong Nio menjalankan usaha peternakan sapi perah. Dia menempuh pendidikan dasar di Wonosobo, sekolah menengah pertama di Magelang, dan sekolah menengah atas di Malang.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
PKI memiliki tradisi intelektual yang kuat. Membawa gagasan ke tengah masyarakat melalui pendidikan dan pemberantasan buta huruf. Hasilnya menjadi salah satu partai terbesar.
bg-gray.jpg
Selama tiga dekade tinggal di Uni Soviet, Semaoen menggeluti berbagai profesi: penyiar radio, penerjemah, dosen, hingga wakil perdana menteri.
bg-gray.jpg
Pemilihan Augustine Magdalena “Tiene” Waworuntu sebagai walikota Manado menjadikannya walikota perempuan pertama pasca pembubaran RIS. Pemilihannya menimbulkan polemik daerah-pusat, hingga menyeret militer.
bg-gray.jpg
Dibuang ke Belanda tak menghentikan pergerakan Semaoen. Bekerjasama dengan kelompok sosialis dan komunis serta para pelaut Indonesia. Namun, keputusan membuat kesepakatan dengan Perhimpunan Indonesia mengakibatkan pemecatan.
Perayaan Imlek sempat dilarang pada zaman Belanda dan Orde Baru. Kini dirayakan dengan semarak.
Perayaan Imlek sempat dilarang pada zaman Belanda dan Orde Baru. Kini dirayakan dengan semarak.
Payung tak lagi hanya berfungsi sebagai pelindung dari hujan dan terik matahari, tetapi juga tren gaya hidup modern.
Payung tak lagi hanya berfungsi sebagai pelindung dari hujan dan terik matahari, tetapi juga tren gaya hidup modern.
Indonesia lagi-lagi hanya jadi penonton Piala Dunia. Padahal, Indonesia nyaris tampil di Piala Dunia 1958.
Indonesia lagi-lagi hanya jadi penonton Piala Dunia. Padahal, Indonesia nyaris tampil di Piala Dunia 1958.
Kota suci itu pernah merajut perdamaian antaragama di masa awal kekuasaan Arab Islam. Kini konflik peperangan mencabik-cabiknya.
Kota suci itu pernah merajut perdamaian antaragama di masa awal kekuasaan Arab Islam. Kini konflik peperangan mencabik-cabiknya.
Untuk kali kedua, Indonesia Week promosikan beragam budaya Indonesia. Bertepatan dengan enam dekade hubungan Indonesia-Jepang.
Untuk kali kedua, Indonesia Week promosikan beragam budaya Indonesia. Bertepatan dengan enam dekade hubungan Indonesia-Jepang.
Dari Korea Utara hingga Maroko. Mereka tim-tim yang disepelekan yang justru jadi batu sandungan bagi para favorit juara.
Dari Korea Utara hingga Maroko. Mereka tim-tim yang disepelekan yang justru jadi batu sandungan bagi para favorit juara.
transparant.png
bottom of page