top of page

Sejarah Air Minum Kemasan

Air minum kemasan dirintis oleh seorang Belanda. Sukses dipasarkan oleh pengusaha Tionghoa yang terinspirasi orang kena diare.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Pabrik air minum kemasan merek Hygeia di Semarang yang didirikan oleh Hendrik Freerk Tillema. (Tropenmuseum).

2 Sep 2020
3 menit membaca

Diperbarui: 25 Okt 2025

PERINTIS air minum kemasan di Indonesia bernama Hendrik Freerk Tillema, seorang Belanda kelahiran 1870. Dia memperkenalkan Hygeia, produk air minum kemasannya ke penduduk Hindia Belanda di Semarang pada 1910-an. Sumber airnya dari pegunungan di Jawa Timur.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Dibuang ke Belanda tak menghentikan pergerakan Semaoen. Bekerjasama dengan kelompok sosialis dan komunis serta para pelaut Indonesia. Namun, keputusan membuat kesepakatan dengan Perhimpunan Indonesia mengakibatkan pemecatan.
bg-gray.jpg
Kepulangan Semaoen ke Indonesia setelah 33 tahun di pengasingan disambut semarak. Presiden Soeharto menawarkan keluarga agar jenazahnya dimakamkan di Kalibata.
bg-gray.jpg
Memutus perkara adalah amanah, bukan mainan. Siapa mengkhianatinya harus menanggung akibat yang sepadan. Itulah yang tersurat dalam sistem dan tata kelembagaan hukum Jawa yang diterapkan Kesultanan Demak hingga Yogyakarta.
bg-gray.jpg
Tiga bersaudara berjuang mempertahankan kemerdekaan di Kalimantan Barat. Bardan Nadi, yang gugur di tangan tentara Belanda, diingat sebagai pahlawan. Sedangkan jejak kedua saudaranya menghilang di tengah perburuan kaum komunis setelah 1965.
transparant.png
bottom of page