top of page

Lima Penjegal Raksasa Piala Dunia

Dari Korea Utara hingga Maroko. Mereka tim-tim yang disepelekan yang justru jadi batu sandungan bagi para favorit juara.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Selebrasi Timnas Maroko usai menumbangkan Belgia dengan skuad generasi emasnya. (Twitter @CAF_Online).

  • 29 Nov 2022
  • 10 menit membaca

Diperbarui: 8 Jun

BELUM rampung putaran penyisihan grup, Piala Dunia 2022 Qatar sudah menyuguhkan banyak kejutan. Terlepas dari sejumlah kontroversi yang mengitarinya, gelaran kali ini meneguhkan bahwa prediksi yang mengunggulkan tim-tim raksasa sama sekali tak bisa jadi acuan.


Arab Saudi, Jepang, dan Maroko membuktikan bahwa pandangan miring terhadap mereka tidak menghalangi ketiganya untuk membuktikan diri sebagai bukan tim penggembira semata. Tim Saudi yang berada di Grup C bersama Argentina, Polandia, dan Meksiko, berhasil memecundangi tim favorit juara Argentina, 2-1, di laga pembuka grup pada 22 November 2022.


“Kami sangat senang jika mereka melupakan kami dan menganggap kami tim terkecil. Di Piala Dunia selalu ada kejutan dan itu mentalitas yang kami miliki,” kata pelatih Saudi yang juga pernah menukangi Maroko (2016-2019), Hervé Renard, kepada Euro Foot, dikutip SBS Sport, 25 November 2022.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Identified with the god Vishnu and revered as the standard-bearer of all kings, the genealogy and depictions of Purnawarman can be traced in various Tarumanagara inscriptions.
bg-gray.jpg
Pernah populer sebagai pohon peneduh bersama asam jawa dan flamboyan. Kini, tanaman ini menjadi salah satu pohon yang paling populer untuk aktivitas penghijauan.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah berduka secara beruntun. Kehilangan orang dekat dalam waktu singkat.
bg-gray.jpg
Penyebaran pamflet provokatif oleh Front Pemuda Sunda bikin geger. Parlemen sampai memanggil perdana menteri. Ketidakadilan jadi pangkalnya.
Lagu-lagu yang mengabadikan media komunikasi populer di eranya.
Lagu-lagu yang mengabadikan media komunikasi populer di eranya.
Film fiksi sains dan fantasi lahir karena ketakutan pada komunisme, nuklir, dan dunia yang terkomputerisasi.
Film fiksi sains dan fantasi lahir karena ketakutan pada komunisme, nuklir, dan dunia yang terkomputerisasi.
Layar bioskop dihujani lesatan panah dan tombak, desingan pedang dan peluru, serta ledakan bom. Menegangkan.
Layar bioskop dihujani lesatan panah dan tombak, desingan pedang dan peluru, serta ledakan bom. Menegangkan.
Penyakit akibat virus ini ditularkan melalui binatang. Sumber penyakitnya monyet.
Penyakit akibat virus ini ditularkan melalui binatang. Sumber penyakitnya monyet.
Apa yang bisa didapatkan dari perang? Mungkin kuasa, bisa juga kebanggaan. Yang pasti, derita  korban.
Apa yang bisa didapatkan dari perang? Mungkin kuasa, bisa juga kebanggaan. Yang pasti, derita  korban.
Dimulai dari dunia militer, dasi berkembang menjadi aksesoris pelengkap yang kini lumrah dipakai oleh siapa saja.
Dimulai dari dunia militer, dasi berkembang menjadi aksesoris pelengkap yang kini lumrah dipakai oleh siapa saja.
transparant.png
bottom of page