- 6 Mei 2025
- 3 menit membaca
Diperbarui: 10 Jul
PADA 1919, Mohamad Hatta alias Bung Hatta sudah lulus dari Meer Uitgebreid Lager Onderwijz (MULO) –setara dengan SMP– di Padang. Di kala orang Indonesia masih sedikit yang bisa bersekolah kala itu, lulusan MULO jelas terhitung tinggi pendidikannya. Kendati lulusan MULO, Bung Hatta yang dari keluarga pedagang bertekad ingin belajar lebih tinggi lagi.
“Prins Hendrik School, Sekolah Dagang Menengah 5 tahun. Dasarnya 3 tahun HBS dan di atas itu ada 2 tahun jurusan dagang. Murid tamatan MULO diterima di kelas atau sering juga disebut kelas pertama bagian dagang,” jelas Bung Hatta dalam Mohammad Hatta Memoir.
Jadi, tiga kelas pertama Prins Hendrik School yang tidak dilalui Bung Hatta sejatinya mirip SMP dan dua kelas terakhirnya mirip Sekolah Menengah Ekonomi Atas (SMEA) atau Sekolah Menengah Kejuruan rumpun ekonomi.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















