- 9 Jan
- 4 menit membaca
Diperbarui: 18 Mar
SUMATRA UTARA menjadi daerah rawan kekerasan setelah peristiwa Gerakan 30 September (G30S) 1965. Di Kota Medan, kesatuan aksi massa antikomunis (KAP-Gestapu) bergerak secara masif memburu anggota dan simpatisan PKI. Pemuda Pancasila termasuk organisasi yang paling gencar menumpas PKI di bawah komando Angkatan Darat.
Sejak KAP-Gestapu di Medan terbentuk pada 7 Oktober 1965, Pemuda Pancasila tak pernah absen dalam operasi menghancurkan basis-basis PKI maupun yang terafiliasi dengan PKI. Mulai dari penyerbuan ke kantor Sarbupri (Serikat Buruh Perkebunan Republik Indonesia), gedung SOBSI (Sentral Organisasi Buruh Seluruh Indonesia), hingga pengambilalihan Gedung BAPERKI. Aksi-aksi itu kerap berujung pada penganiayaan dan pembunuhan terhadap pimpinan PKI setempat.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















