- Randy Wirayudha

- 9 Apr 2025
- 5 menit membaca
Diperbarui: 28 Des 2025
SUDAH dua dekade kemenangan “magis” Liverpool meraih trofi Liga Champions berlalu, namun ingatan publik pada sosok gelandang Luis García –yang berjasa bagi The Reds– justru tak pernah lekang dari kontroversi “gol hantu” yang dicetaknya di laga semifinal. Meski sudah gantung sepatu sejak 2016, hingga kini pun García selalu mendapat pertanyaan dan keraguan publik. Andai teknologi garis gawang dan VAR (video assistance referee) sudah diterapkan, gol itu takkan terjadi.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.












