Diperbarui: 3 Sep
BACHARUDDIN Jusuf Habibie tak dibiarkan menunggu terlampau lama di ruang tamu kediaman Soeharto, Jalan Cendana. Hanya berselang beberapa menit setelah tiba pada pukul 7 malam, 28 Januari 1974 itu, ia bersua (kembali) dengan sosok Bapak Pembangunan itu.
Itu pertemuan ketiga dan paling dinanti. Pada Agustus 1973, saat masih di berkarier di Jerman, Habibie diminta pulang Soeharto lewat kakak iparnya, Brigjen Subono Mantofani. Namun baru di akhir Januari itulah ia bisa bertatap muka lagi dengan Soeharto. Ketika bersua, salam dan sikap hormat Habibie disambut jabat tangan hangat sang presiden.
“Habibie saya tahu dan mengenal kamu, sekarang kamu harus membantu saya menyukseskan pembangunan. Yang penting bagi saya adalah teknologi. Coba kamu cari jalan,” kata Soeharto pada Habibie.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.












