top of page

Ilmuwan Perang Dunia II dalam Pengembangan AI

Alan Turing berperan dalam kemenangan Sekutu di Perang Dunia II. Gagasannya mengenai mesin cerdas menjadi awal pengembangan kecerdasan buatan.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Alan Mathison Turing. (Wikimedia Commons).

  • 29 Jan
  • 4 menit membaca

Diperbarui: 15 Mei

SAAT ini banyak orang memanfaatkan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligent (AI) untuk banyak hal, mulai dari mencari lokasi, mengatur keuangan, membantu menyelesaikan pekerjaan hingga sarana untuk edukasi. Namun, lebih dari delapan dekade lalu gagasan pengembangan kecerdasan buatan dianggap sebagai hal yang sulit, jika tidak bisa dibilang mustahil.


Ilmuwan yang berperan dalam pengembangan kecerdasan buatan adalah Alan Mathison Turing. Ia dikenal sebagai ilmuwan yang membantu Sekutu memenangkan Perang Dunia II. Kriptografer di Sekolah Kode dan Sandi Pemerintah Inggris di Bletchley Park itu berpandangan bahwa sebuah mesin komputasi abstrak yang terdiri dari memori tak terbatas dan pemindai yang bergerak bolak-balik melalui memori, simbol, dan mampu membaca apa yang ditemukan serta menulis simbol-simbol tambahan mungkin akan tercipta.


Pria kelahiran London, 23 Juni 1912 itu mengembangkan gagasannya mengenai sebuah mesin universal sejak tahun 1930-an sebelum Perang Dunia II. “Saat ini, mungkin sudah menjadi hal yang lumrah bahwa komputer dapat menggantikan mesin lain, baik untuk pencatatan, fotograf, desain grafis, telepon, surat menyurat, atau musik, melalui perangkat lunak yang tepat yang diciptakan dan dijalankan... Namun, universalitas seperti itu belum terlihat seperti hal yang mungkin bagi siapa pun di tahun 1930-an... untuk menjadi komputer serbaguna, komputer harus memungkinkan penyimpanan dan penguraian program,” tulis matematikawan Inggris, Andrew Hodges dalam Alan Turing: The Enigma.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Ahmad Subardjo tak hanya berotak encer dalam pelajaran, wawasan dunia dan kesadaran kebangsaannya tumbuh berkat Jules Verne, Multatuli, hingga Sun Yat-sen.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah terpikat sosialisme pada pandangan pertama. Sutan Sjahrir jadi comblangnya.
bg-gray.jpg
Buyut Ahmad Subardjo berasal dari keluarga terpandang di Aceh yang terlibat persaingan kekuasaan. Dia memilih merantau ke Jawa dan menjadi pemuka agama Islam. Anaknya mengikuti jejaknya.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah berada di dalam pusaran kontroversi penyusunan RUU Perkawinan. Berbuah manis walau penuh kompromi.
Lilik Sudjio menggarap film pahlawan super, komedi, hingga mistik. Sutradara terbaik yang kurang dilirik.
Lilik Sudjio menggarap film pahlawan super, komedi, hingga mistik. Sutradara terbaik yang kurang dilirik.
Abu Maraheel bukan sekadar ikon dan legenda olahraga Palestina. Nyawa sang Olimpian tak tertolong setelah Israel memblokade Rafah.
Abu Maraheel bukan sekadar ikon dan legenda olahraga Palestina. Nyawa sang Olimpian tak tertolong setelah Israel memblokade Rafah.
Dagelan politik dalam pusaran zaman. Oase yang membuat bangsa tertawa geli, tak melulu nyeri.
Dagelan politik dalam pusaran zaman. Oase yang membuat bangsa tertawa geli, tak melulu nyeri.
Lahir dari buah pikiran Betty Uber, Uber Cup jadi pasangan abadi Thomas Cup sebagai kejuaraan yang paling sarat gengsi.
Lahir dari buah pikiran Betty Uber, Uber Cup jadi pasangan abadi Thomas Cup sebagai kejuaraan yang paling sarat gengsi.
Upaya membentuk hubungan egaliter lelaki-perempuan sudah dilakukan sejak lama.
Upaya membentuk hubungan egaliter lelaki-perempuan sudah dilakukan sejak lama.
Wangi Camelia mengundang selera untuk meminumnya.
Wangi Camelia mengundang selera untuk meminumnya.
transparant.png
bottom of page