top of page

Jabatan Panglima APRA untuk Sultan Hamid II

Sultan Hamid II memiliki kedekatan dengan Kapten Raymond Westerling. Bersama eks komandan pasukan khusus Belanda itu, dia bersepakat untuk melakukan aksi dalam gerakan APRA.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Sultan Hamid II dan Komisaris Tinggi Negeri Belanda Louis Beel. (nationaalarchief.nl).

25 Jun 2020
3 menit membaca

Diperbarui: 23 Jan

RAKYAT Indonesia pernah menerima teror mengerikan pasukan Belanda antara 1946-1950. Rakyat di sejumlah daerah, khususnya Sulawesi Selatan, menjadi sasaran pembunuhan massif militer Belanda. Aksi kejam itu dipimpin oleh Kapten Raymond Pierre Paul Westerling. Pemerintah Belanda memberi hak khusus dalam setiap aksi Westerling tersebut. Itu karena tindakannya didasarkan atas cita-cita Belanda menguasai kembali Republik Indonesia.


Dukungan untuk Westerling rupanya datang juga dari seorang Republik yang ingin mempertahankan kekuasan negerinya. Adalah Sultan Hamid II atau Sultan Syarif Hamid Al-Qadrie, sultan ke-7 Kesultanan Qadriyah Pontianak. Hamid cukup dekat dengan Westerling karena kerap bertemu di sebuah kafe (yang terletak di Jakarta) sepanjang Januari 1948.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Selama tiga dekade tinggal di Uni Soviet, Semaoen menggeluti berbagai profesi: penyiar radio, penerjemah, dosen, hingga wakil perdana menteri.
bg-gray.jpg
Pemilihan Augustine Magdalena “Tiene” Waworuntu sebagai walikota Manado menjadikannya walikota perempuan pertama pasca pembubaran RIS. Pemilihannya menimbulkan polemik daerah-pusat, hingga menyeret militer.
bg-gray.jpg
Dibuang ke Belanda tak menghentikan pergerakan Semaoen. Bekerjasama dengan kelompok sosialis dan komunis serta para pelaut Indonesia. Namun, keputusan membuat kesepakatan dengan Perhimpunan Indonesia mengakibatkan pemecatan.
bg-gray.jpg
Kepulangan Semaoen ke Indonesia setelah 33 tahun di pengasingan disambut semarak. Presiden Soeharto menawarkan keluarga agar jenazahnya dimakamkan di Kalibata.
Trofi Piala Eropa tak hanya bisa direbut dengan strategi dan skuad mumpuni, tapi juga keberuntungan. Italia pernah mengalaminya.
Trofi Piala Eropa tak hanya bisa direbut dengan strategi dan skuad mumpuni, tapi juga keberuntungan. Italia pernah mengalaminya.
Usai tak lagi merumput, 11 bintang sepakbola ini terjun ke dunia politik. Ada yang sukses, ada pula yang kurang moncer.
Usai tak lagi merumput, 11 bintang sepakbola ini terjun ke dunia politik. Ada yang sukses, ada pula yang kurang moncer.
Kerusuhan rasial Chicago 1919, kisah pilu orang kulit hitam di negeri tempat kelahiran demokrasi.
Kerusuhan rasial Chicago 1919, kisah pilu orang kulit hitam di negeri tempat kelahiran demokrasi.
Tenar karena karakter bermain dan gaya rambutnya mirip Maradona. Berhasil bangkit dari keterpurukan pasca-gantung sepatu.
Tenar karena karakter bermain dan gaya rambutnya mirip Maradona. Berhasil bangkit dari keterpurukan pasca-gantung sepatu.
Hari lahir WR Supratman 9 Maret ditetapkan sebagai Hari Musik Nasional. Padahal tanggal itu masih diperdebatkan.
Hari lahir WR Supratman 9 Maret ditetapkan sebagai Hari Musik Nasional. Padahal tanggal itu masih diperdebatkan.
Salad kaktus di Timur Tengah hingga gado-gado di Hindia Timur membuktikan makanan ini digemari siapapun.
Salad kaktus di Timur Tengah hingga gado-gado di Hindia Timur membuktikan makanan ini digemari siapapun.
transparant.png
bottom of page