top of page

Jurus Diplomasi Artati Marzuki Sudirdjo Memimpin Sidang Chernobyl

Dalam sidang terkait kecelakaan nuklir Chernobyl, Artati Marzuki Sudirdjo berusaha menghindari pertentangan politik antara Eropa Barat dan Timur. Lobi-lobinya berhasil membuat kedua blok menerima kesepakatan penanganan musibah.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Artati Marzuki Sudirdjo bersama Sulasikin Murpratomo dan S.K. Trimurti. (Dok. Ceniza Marzuki).

27 Jul 2020
3 menit membaca

Diperbarui: 19 Apr

BEGITU mendengar kabar adanya kecelakaan nuklir di Chernobyl, Uni Soviet pada 26 April 1986, Artati langsung mengirim kabar kepada para koleganya untuk mengadakan pertemuan membahas kecelakaan tersebut. Kala itu, Artati duduk sebagai ketua Dewan Gubernur Badan Tenaga Atom Internasional (International Atomic Energy Agency, IAEA), yang dijabatnya sejak 1 Oktober 1985.


Sejak IAEA didirikan pada pada 22 Juli 1957, Indonesia langsung bergabung di tahun yang sama dan beberapa kali menduduki posisi penting di lembaga nuklir dunia ini. Sebelum Artati, ada Sudjarwo Tjondronegoro yang menjabat sebagai President of the General Conference pada 1958.


Menurut Artati dalam memoarnya di Bunga Rampai Kenangan dalam Dinas Luar Negeri terbitan Kementerian Luar Negeri, ketua dewan yang dipilih selalu berasal dari negara yang tidak memiliki senjata nuklir. Ketua dewan juga harus menjaga keseimbangan kepentingan antara negara-negara adikuasa yang memanfaatkan nuklir.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Bersama Henk Sneevliet, Adolf Baars mempelopori komunisme di Indonesia. Takdir keduanya setali tiga uang, berakhir tragis di tangan Nazi.
bg-gray.jpg
Jauh di pedalaman hutan Papua yang terisolasi, sejumlah warga Lampung turut menjalani hidup sebagai tahanan politik. Salah satunya adalah Sjahmin Pandjinegara.
bg-gray.jpg
PKI memiliki tradisi intelektual yang kuat. Membawa gagasan ke tengah masyarakat melalui pendidikan dan pemberantasan buta huruf. Hasilnya menjadi salah satu partai terbesar.
bg-gray.jpg
Selama tiga dekade tinggal di Uni Soviet, Semaoen menggeluti berbagai profesi: penyiar radio, penerjemah, dosen, hingga wakil perdana menteri.
Sebuah pameran yang tak semata untuk merespon kondisi kekinian, tapi juga untuk menghidupkan sekaligus mengabadikan Balai Budaya selaku tempat bersejarah dalam dunia seni-budaya bangsa.
Sebuah pameran yang tak semata untuk merespon kondisi kekinian, tapi juga untuk menghidupkan sekaligus mengabadikan Balai Budaya selaku tempat bersejarah dalam dunia seni-budaya bangsa.
Atlet Kanada Duncan McNaughton tak dijagokan dalam cabang olahraga atletik di Olimpiade Los Angeles 1932. Bertanding melawan teman baiknya, McNaughton justru berhasil meraih medali emas di nomor lompat tinggi.
Atlet Kanada Duncan McNaughton tak dijagokan dalam cabang olahraga atletik di Olimpiade Los Angeles 1932. Bertanding melawan teman baiknya, McNaughton justru berhasil meraih medali emas di nomor lompat tinggi.
Philip Fullard jago udara yang melegenda dari Perang Dunia I. Ironisnya medali-medali kehormatannya dilelang keluarganya.
Philip Fullard jago udara yang melegenda dari Perang Dunia I. Ironisnya medali-medali kehormatannya dilelang keluarganya.
Jatuh-bangun menghadapi masalah keluarga lewat pergulatan batin. Menyajikan romantisme keluarga. (Tulisan mengandung beberan cerita).
Jatuh-bangun menghadapi masalah keluarga lewat pergulatan batin. Menyajikan romantisme keluarga. (Tulisan mengandung beberan cerita).
Pelatih pribadi Diego Maradona berjuluk “Si Buta”. Setia mendampingi dalam suka maupun duka.
Pelatih pribadi Diego Maradona berjuluk “Si Buta”. Setia mendampingi dalam suka maupun duka.
Elon Musk memimpikan ekplorasi ke Uranus. Planet terdingin ini sudah diamati sejak zaman Yunani Kuno dan mulanya dianggap bintang.
Elon Musk memimpikan ekplorasi ke Uranus. Planet terdingin ini sudah diamati sejak zaman Yunani Kuno dan mulanya dianggap bintang.
transparant.png
bottom of page