top of page

Kapal Perang Jerman Karam di Sukabumi?

Penampakan bangkai kapal di perairan Sukabumi masih misterius. Yang pasti, bukan kapal selam Jerman era Perang Dunia II.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Kapal Selam Jerman U-196 yang menghilang di Selat Sunda namun bukan kapal yang karam di Sukabumi (Foto: navy.gov.au/recherche.de)

22 Jun 2020
5 menit membaca

Diperbarui: 24 Apr

SEBUAH penampakan di perairan Pantai Cikembang, Teluk Palabuhan Ratu, Kabupaten Sukabumi yang terekam aplikasi Google Maps oleh tiga nelayan, Sabtu (20/6/2020) bikin geger jagat maya. Pasalnya, penampakan itu disebut-sebut mirip bangkai kapal yang hingga tulisan ini dimuatbelum bisa dipastikan kapal jenis apa.


“Kita juga baru dapat kabar soal ini. Belum ada juga laporan adanya kapal karam. Baru ketahuan (ada kabar kapal karam) di gambar Google Maps itu,” tutur Direktur Jasa Kelautan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RIMiftahul Huda saat dihubungi Historia, Senin (22/6/2020).


“Kita koordinasi dengan teman-teman Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Barat (DKP Jabar), karena itu kan lokasinya di Sukabumi. Ini baru dicek oleh teman-teman DKP Jabar. Kalau sudah di lokasi, baru bisa kita tanyakan seperti apa. Terkait jenis kapal apa, ya menunggu survei dari mereka yang mengecek,” sambungnya.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Djalimin was sentenced to 15 years in prison for killing a Dutch man who was about to rape her. A question posed by a member of the Indonesian House of Representatives to the government led to her release.
bg-gray.jpg
Bersama Henk Sneevliet, Adolf Baars mempelopori komunisme di Indonesia. Takdir keduanya setali tiga uang, berakhir tragis di tangan Nazi.
bg-gray.jpg
Jauh di pedalaman hutan Papua yang terisolasi, sejumlah warga Lampung turut menjalani hidup sebagai tahanan politik. Salah satunya adalah Sjahmin Pandjinegara.
bg-gray.jpg
PKI memiliki tradisi intelektual yang kuat. Membawa gagasan ke tengah masyarakat melalui pendidikan dan pemberantasan buta huruf. Hasilnya menjadi salah satu partai terbesar.
Sejarawan Sri Margana menyoroti klaim-klaim kontradiktif hingga lemahnya kronologi dan paradigma. Prof. Asvi Warman Adam mempersoalkan upaya legitimasi terhadap Orde Baru.
Sejarawan Sri Margana menyoroti klaim-klaim kontradiktif hingga lemahnya kronologi dan paradigma. Prof. Asvi Warman Adam mempersoalkan upaya legitimasi terhadap Orde Baru.
Perkembangan zaman membuat tarian Jawa beradaptasi agar tetap bertahan.
Perkembangan zaman membuat tarian Jawa beradaptasi agar tetap bertahan.
Pahlawan sejatinya manusia biasa. Pengajaran sejarah mestinya bisa menghadirkan sosok humanisnya.
Pahlawan sejatinya manusia biasa. Pengajaran sejarah mestinya bisa menghadirkan sosok humanisnya.
Penelitian Belanda dan berbagai kasus gugatan pengadilan yang melibatkan mereka.
Penelitian Belanda dan berbagai kasus gugatan pengadilan yang melibatkan mereka.
Negeri-negeri yang bergulat dari masa transisi menuju demokrasi, kejahatan kemanusian di masa lalu acap menjadi beban di masa kini.
Negeri-negeri yang bergulat dari masa transisi menuju demokrasi, kejahatan kemanusian di masa lalu acap menjadi beban di masa kini.
Pemahaman secara mendalam dan berimbang terhadap peristiwa pada kurun 1959-1969 syarat menuju rekonsiliasi.
Pemahaman secara mendalam dan berimbang terhadap peristiwa pada kurun 1959-1969 syarat menuju rekonsiliasi.
transparant.png
bottom of page