top of page

Kasus Prank yang Menghebohkan Penduduk London

Sebuah prank menghebohkan penduduk London. Pelakunya mengirim ribuan surat palsu kepada pedagang, pejabat pemerintahan hingga bangsawan untuk datang ke sebuah rumah dalam waktu bersamaan.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Karikatur karya William Heath yang menggambarkan salah satu kasus prank paling terkenal di London pada abad ke-19 yang dikenal dengan sebutan "The Berners Street Hoax". (Wikimedia Commons).

18 Jul 2025
5 menit membaca

Diperbarui: 21 Jul 2025

PADA suatu hari di bulan November 1810, suara ketukan menarik perhatian penghuni rumah mewah No. 54 di Berner Street, London. Penghuni rumah kebingungan karena hari masih terlalu pagi untuk kedatangan tamu. Nyonya rumah juga tak memiliki janji temu dengan siapa pun.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Djalimin was sentenced to 15 years in prison for killing a Dutch man who was about to rape her. A question posed by a member of the Indonesian House of Representatives to the government led to her release.
bg-gray.jpg
Bersama Henk Sneevliet, Adolf Baars mempelopori komunisme di Indonesia. Takdir keduanya setali tiga uang, berakhir tragis di tangan Nazi.
bg-gray.jpg
Jauh di pedalaman hutan Papua yang terisolasi, sejumlah warga Lampung turut menjalani hidup sebagai tahanan politik. Salah satunya adalah Sjahmin Pandjinegara.
bg-gray.jpg
PKI memiliki tradisi intelektual yang kuat. Membawa gagasan ke tengah masyarakat melalui pendidikan dan pemberantasan buta huruf. Hasilnya menjadi salah satu partai terbesar.
transparant.png
bottom of page