top of page

Kerusuhan Rasial Terhadap Tionghoa

Sejarah mencatat betapa kerusuhan rasial terhadap Tionghoa bak api dalam sekam.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Mal Ratu Luwes di Solo terbakar. Solo menjadi salah satu kota yang terdampak besar kerusuhan Mei 1998. Banyak bangunan bisnis dan pertokoan yang dibakar massa. (Wikimedia Commons).

7 Jun 2025
2 menit membaca

PADA 1813, tuan tanah kaya Han Ti Ko di Probolinggo dibunuh dan menimbulkan kekacauan sosial lebih luas ke kabupaten sekitarnya. Penduduk sekitar menyebutnya Ketoebroek Tjina atau serangan terhadap Cina.


Encyclopaedia van Nederlandsch Indie menyebutnya Keproek Tjina! Ini bukan kasus pertama dan terakhir. Sejarah mencatat betapa kerusuhan rasial bak api dalam sekam. Dipicu masalah sepele hingga prasangka yang sudah berurat-akar sedari dulu, kerusuhan bisa meledak.


1740

Pemberontakan terhadap VOC yang berujung pembantaian rasial terhadap orang Tionghoa di Batavia. Di Semarang, mereka mengepung pos VOC, dan kemudian jadi sekutu Pakubuwana II. Namun, pasukan VOC akhirnya memukul mundur dan membunuh semua orang Tionghoa.


1813

Kerusuhan sosial di Probolinggo, Panarukan, Besuki, Lumajang, Puger, dan Bondowoso akibat dominasi politik dan ekonomi para pengusaha Tionghoa.


1825

Pembantaian pertama yang dilakukan orang Jawa terhadap penduduk Tionghoa menjelang Perang Jawa.


1912-1918

Karena sentimen dagang, kerusuhan anti-Tionghoa meledak di Surabaya dan Solo, kemudian meluas ke Bangil, Tuban, Rembang, Cirebon, dan Kudus.


1945-1949

Di masa revolusi, terjadi kerusuhan rasial di sejumlah daerah: Surabaya, Tangerang, Bagansiapiapi, Palembang, dan sebagainya.


1963

Bermula dari keributan di kampus Institut Teknologi Bandung, pecah kerusuhan di Cirebon yang merembet ke tempat lain di Jawa Barat (Bogor, Cianjur, Sukabumi, Garut, Cipayung, dan terparah di Bandung) dan ke daerah lain seperti Tegal, Slawi, Yogyakarta, Malang, Surabaya, dan Medan.


1965-1968

G30S mengakibatkan penangkapan, pembunuhan, serta pengrusakan toko dan rumah orang Tionghoa di sejumlah daerah.


1970

Kerusuhan rasial di Manado.


1973

Pengrusakan terhadap toko Tionghoa karena menggunakan kertas bertuliskan huruf Arab sebagai pembungkus di Palu dan serempetan mobil dengan gerobak di Bandung.


1974

Pengrusakan di Jakarta sebagai dampak Peristiwa Malari.


1980

Pengrusakan rumah dan toko akibat kasus majikan-pembantu di Ujung Pandang serta perkelahian di Medan dan Solo.


1986

Pengrusakan mobil dan toko akibat masalah pembantu-majikan di Surabaya.


1995

Pengrusakan karena kasus penamparan di Purwakarta dan penghinaan agama Islam di Pekalongan.


1996

Tak bisa menonton konser Iwan Fals, terjadi pengrusakan toko di Bandung.


1997

Pengrusakan rumah dan toko karena percekcokan di Rengasdengklok dan pembacokan di Ujung Pandang.


1998

Berangkat dari krisis moneter, kerusuhan rasial di Jakarta, Solo, Medan, Surabaya, dan sejumlah daerah.*

Komentar

Dinilai 0 dari 5 bintang.
Belum ada penilaian

Tambahkan penilaian
bg-gray.jpg
Pemilihan Augustine Magdalena “Tiene” Waworuntu sebagai walikota Manado menjadikannya walikota perempuan pertama pasca pembubaran RIS. Pemilihannya menimbulkan polemik daerah-pusat, hingga menyeret militer.
bg-gray.jpg
Dibuang ke Belanda tak menghentikan pergerakan Semaoen. Bekerjasama dengan kelompok sosialis dan komunis serta para pelaut Indonesia. Namun, keputusan membuat kesepakatan dengan Perhimpunan Indonesia mengakibatkan pemecatan.
bg-gray.jpg
Kepulangan Semaoen ke Indonesia setelah 33 tahun di pengasingan disambut semarak. Presiden Soeharto menawarkan keluarga agar jenazahnya dimakamkan di Kalibata.
bg-gray.jpg
Memutus perkara adalah amanah, bukan mainan. Siapa mengkhianatinya harus menanggung akibat yang sepadan. Itulah yang tersurat dalam sistem dan tata kelembagaan hukum Jawa yang diterapkan Kesultanan Demak hingga Yogyakarta.
Mampukah Jokowi dan Ahok menuntaskan masalah Jakarta yang diwariskan dari zaman ke zaman?
Mampukah Jokowi dan Ahok menuntaskan masalah Jakarta yang diwariskan dari zaman ke zaman?
Tukar-menukar kaos antara pemain usai pertandingan sepakbola sudah menjadi kelaziman. Larangan FIFA tak bisa menghentikan tradisi ini.
Tukar-menukar kaos antara pemain usai pertandingan sepakbola sudah menjadi kelaziman. Larangan FIFA tak bisa menghentikan tradisi ini.
<strong></strong>Melalui lukisan dan karya instalasi, beberapa perupa kontemporer Indonesia merayakan 70 tahun kemerdekaan Indonesia.
Melalui lukisan dan karya instalasi, beberapa perupa kontemporer Indonesia merayakan 70 tahun kemerdekaan Indonesia.
Elon Musk memimpikan ekplorasi ke Uranus. Planet terdingin ini sudah diamati sejak zaman Yunani Kuno dan mulanya dianggap bintang.
Elon Musk memimpikan ekplorasi ke Uranus. Planet terdingin ini sudah diamati sejak zaman Yunani Kuno dan mulanya dianggap bintang.
Trofi Piala Eropa tak hanya bisa direbut dengan strategi dan skuad mumpuni, tapi juga keberuntungan. Italia pernah mengalaminya.
Trofi Piala Eropa tak hanya bisa direbut dengan strategi dan skuad mumpuni, tapi juga keberuntungan. Italia pernah mengalaminya.
Tak ingin Indonesia mendominasi, Negeri Jiran menempuh jalan curang. Terbongkar oleh salah satu wasitnya.
Tak ingin Indonesia mendominasi, Negeri Jiran menempuh jalan curang. Terbongkar oleh salah satu wasitnya.
transparant.png
bottom of page