top of page

Snouck Hurgronje di Jeddah dan Makkah

Snouck Hurgronje pergi ke Jeddah dan Makkah untuk mengamati dan menggali informasi mengenai umat Islam dari Hindia Belanda.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Christiaan Snouck Hurgronje berdiri di belakang dengan jaket putih dan fez, Pieter van der Chijs merokok pipa air. Di tengah meja, Johan Kruyt, foto di Konsulat Belanda di Jeddah. (Repro Philip Droge, Pelgrim).

  • 17 Mar
  • 5 menit membaca

SNOUCK Hurgronje merupakan tokoh penting dalam pengembangan ilmu orientalisme, sebuah studi yang menggali gagasan dan cara pandang orang-orang di dunia Timur seperti Asia, Afrika Utara, dan Islam. Bahkan, dalam sejarah kolonialisme Belanda di Indonesia, Snouck kerap dipandang sebagai tokoh kunci kemenangan Belanda dalam Perang Aceh yang berlangsung selama bertahun-tahun dari akhir abad ke-19 hingga awal abad 20. 


Snouck Hurgronje lahir di Oosterhout, Belanda pada 8 Februari 1857. Di tahun 1874, dia belajar teologi di Fakultas Sastra Universitas Leiden, kemudian berpetualang ke Makkah, dan menulis disertasi tentang festival Makkah, Het Mekkaansche Fest


Ketertarikan Snouck terhadap dunia Timur, khususnya Islam, tak dapat dilepaskan dari latar belakang keluarganya. Jurnalis Philip Droge mencatat dalam Pelgrim: Leven en Reizen van Christiaan Snouck Hurgronje Wetenshcapper, Spion, Avonturer, ada faktor menarik yang memengaruhi perubahan haluan pandangan Snouck semasa menempuh pendidikan di Leiden, di mana dia kemudian mempelajari bahasa Arab dengan penekanan pada agama Islam. Faktor menarik itu berkaitan dengan kakek dari pihak ibunya, Jan Scharp, yang menjadi salah satu orang Belanda pertama yang melakukan studi mendalam tentang Islam pada awal abad ke-19. 

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Memperingati Krakatau bukan semata-mata mengenang 1883. Kita perlu membaca kembali lanskap yang masih hidup.
bg-gray.jpg
KH Chalimi once led the Surabaya student movement opposing Suharto’s re-election as president. He was arrested and then detained at the notorious Kalisosok Prison.
bg-gray.jpg
Bukan tanpa alasan Ahmad Subardjo dijuluki “Sang Penjamin Kemerdekaan”. Namun, dia malah absen saat kemerdekaan diproklamasikan Sukarno.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah’s first steps in Batavia led her into the arena of the national movement.
 Juri memilih Historia sebagai media partner yang paling inovatif dalam menyajikan konten sejarah populer
Juri memilih Historia sebagai media partner yang paling inovatif dalam menyajikan konten sejarah populer
Mobil listrik murni pertama Hyundai ditenagai baterai lithium-ion polymer, sumber energi yang sejarahnya membentang sejak abad ke-18.
Mobil listrik murni pertama Hyundai ditenagai baterai lithium-ion polymer, sumber energi yang sejarahnya membentang sejak abad ke-18.
Korem Kota Malang menyampaikan klarifikasi sanggahannya telah melarang seminar sejarah di Universitas Negeri Malang.
Korem Kota Malang menyampaikan klarifikasi sanggahannya telah melarang seminar sejarah di Universitas Negeri Malang.
Sejak awal diselenggarakan, pesta rakyat tahunan ini tetap mempertahankan fondasi utamanya.
Sejak awal diselenggarakan, pesta rakyat tahunan ini tetap mempertahankan fondasi utamanya.
Di balik pameran karya seni ada proses panjang dalam mempersiapkannya, mulai dari memilih karya, mengurus peminjaman koleksi, hingga menjamin keamanannya.
Di balik pameran karya seni ada proses panjang dalam mempersiapkannya, mulai dari memilih karya, mengurus peminjaman koleksi, hingga menjamin keamanannya.
Willie, si singa berambut ala personel The Beatles, sang pelopor tradisi maskot.
Willie, si singa berambut ala personel The Beatles, sang pelopor tradisi maskot.
transparant.png
bottom of page