top of page



Snouck Hurgronje di Jeddah dan Makkah
Snouck Hurgronje pergi ke Jeddah dan Makkah untuk mengamati dan menggali informasi mengenai umat Islam dari Hindia Belanda.


Sebuah Pledoi untuk Snouck
Perpaduan antara ketekunan belajar teks keislaman dan partisipasi langsung di kehidupan masyarakat muslim membuatnya menjadi orientalis yang tak tertandingi.


Dua Sisi Snouck Hurgronje
Snouck Hurgronje lebih dikenal sebagai tokoh kontroversial ketimbang sebagai akademisi dan ilmuwan.


Terpukau Sosok Snouck
Menggunakan bahan-bahan yang melimpah. Menemukan sisi lain dari pribadi Snouck Hurgronje.


Masa-masa Penghabisan
Snouck Hurgronje menimba ilmu hingga masa tuanya. Dimakamkan di kuburan Kristen.


Dari Teologi ke Ilmu Semit
Snouck Hurgronje belajar teologi dari “modernis Leiden”. Menerapkan pendekatan kritis-historis terhadap Al-Qur’an.


Jejak Silam Hukum Islam
Hukum Islam pernah diakui dalam tata hukum di Hindia Belanda. Karena Snouck Hurgronje, pengakuan itu dicabut.


Para Pembantu Snouck Hurgronje
Snouck Hurgronje dibantu sejumlah orang bumiputra dan keturunan Arab dalam kerja-kerjanya.


Kemenangan dan Kegagalan di Aceh
Snouck Hurgronje datang untuk membantu pemerintah Belanda menghadapi perlawanan Aceh. Berhasil di awal, tapi gagal di akhir.


Langkah Awal Anak Pendeta
Semula ingin menjadi pendeta. Snouck Hurgronje kemudian menaruh perhatian pada Islam.


Kisah Ilmuwan, Petualang, dan Mata-mata
Snouck Hurgronje masyhur karena pengetahuannya, kontroversial karena perannya.


Pemerintah Kolonial Mengurus Kas Masjid yang Berlimpah
Masjid-masjid di Hindia Belanda kelebihan uang. Menyalurkannya jadi polemik pemerintah dan masyarakat.
![Habib Usman bin Yahya, Mufti Batavia, Agustus 1912. (Nico J.G. Kaptein, Arnoud Vrolijk, dan Liesbeth Ouwehand dalam Sayyid 'Uthman of Batavia [1822- 1914] A Life in the Service of Islam and the Colonial Administration).](https://static.wixstatic.com/media/61a794_eba1e7d3cdbf42ba942e0723a73d0100~mv2.jpg/v1/fill/w_332,h_250,fp_0.50_0.50,q_30,blur_30,enc_avif,quality_auto/61a794_eba1e7d3cdbf42ba942e0723a73d0100~mv2.webp)
![Habib Usman bin Yahya, Mufti Batavia, Agustus 1912. (Nico J.G. Kaptein, Arnoud Vrolijk, dan Liesbeth Ouwehand dalam Sayyid 'Uthman of Batavia [1822- 1914] A Life in the Service of Islam and the Colonial Administration).](https://static.wixstatic.com/media/61a794_eba1e7d3cdbf42ba942e0723a73d0100~mv2.jpg/v1/fill/w_359,h_270,fp_0.50_0.50,q_90,enc_avif,quality_auto/61a794_eba1e7d3cdbf42ba942e0723a73d0100~mv2.webp)
Doa Habib untuk Ratu Belanda
Habib Usman bin Yahya mendoakan Ratu Belanda panjang umur dan sejahtera. Didukung oleh penyair Melayu di Petamburan.


Awal Praktik Keislaman di Indonesia
Pada awal perkembangan Islam di Nusantara, belum banyak orang berpuasa dan salat lima waktu. Yang paling penting adalah mengenal Allah Swt.


Selintas Riwayat Snouck Hurgronje
Snouck Hurgronje masyhur karena pengetahuannya, kontroversial karena perannya.

Ads
Ads
Ads
bottom of page













