- 14 Mei 2023
- 3 menit membaca
Diperbarui: 5 Mar
SEBAGIAN besar orang Indonesia memandang Snouck Hurgronje sebagai sosok kontroversial. Peran Snouck dalam upaya memadamkan perlawanan rakyat Aceh membuatnya dianggap sebagai tokoh antagonis dalam Perang Aceh (1873–1914).
Di sisi lain, pria yang lahir pada 8 Februari 1857 itu juga dikenal sebagai akademisi dan orientalis yang disegani. Wim van den Doel, penulis buku Snouck: Biografi Ilmuwan Christian Snouck Hurgronje menyebut tak sedikit pula pihak yang memandang Snouck sebagai pemikir yang progresif.
Pembahasan mengenai dua sisi Snouck Hurgronje itu menjadi tema utama dalam peluncuran buku, simposium mini, dan pameran foto bertajuk “Admired and Despised: The Life and Works of Snouck Hurgronje” yang diselenggarakan di Perpustakaan Nasional, Jakarta, Sabtu (13/5/2022). Pameran foto yang menampilkan foto-foto koleksi digital Perpustakaan Universitas Leiden, Belanda, berlangsung dari 13 hingga 25 Mei 2023.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.












