top of page

Terpukau Sosok Snouck

Menggunakan bahan-bahan yang melimpah. Menemukan sisi lain dari pribadi Snouck Hurgronje.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Philip Dröge, penulis buku Pelgrim, Leven en reizen van Christiaan Snouck Hurgronje. (Yanti Mualim/Historia.ID).

  • 2 Jan 2023
  • 3 menit membaca

Diperbarui: 5 Mar

“HIDUPNYA padat; ia seorang ilmuwan, tentara, mata-mata, melakukan intrik-intrik, menyidik seperti polisi. Semua itu dalam satu sosok! Itulah yang memukau saya,” ujar Philip Dröge, penulis buku Pelgrim, Leven en reizen van Christiaan Snouck Hurgronje.


Philip Dröge, berusia 56 tahun, adalah seorang wartawan Belanda. Baginya, menulis buku adalah perpanjangan dari kerja wartawan. Sebelumnya, ia menulis In de schaduw van Tambora (Di Bawah Bayangan Tambora), terbit tahun 2015, tentang letusan dahsyat Gunung Tambora pada 1815.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Dari mimpi didatangi roh raja Klungklung hingga “janjian” dengan Bung Hatta enggan dimakamkan di TMP Kalibata. The untold story Ahmad Subardjo.
bg-gray.jpg
Setelah Indonesia merdeka, Ahmad Subardjo ditunjuk sebagai menteri luar negeri pertama. Sepanjang hidupnya berkutat dengan urusan diplomasi dan hubungan luar negeri.
bg-gray.jpg
Memperingati Krakatau bukan semata-mata mengenang 1883. Kita perlu membaca kembali lanskap yang masih hidup.
bg-gray.jpg
KH Chalimi once led the Surabaya student movement opposing Suharto’s re-election as president. He was arrested and then detained at the notorious Kalisosok Prison.
Plastik benda penting dalam konsumerisme modern ini diperkirakan akan menjadi sumber bencana lingkungan di masa depan.
Plastik benda penting dalam konsumerisme modern ini diperkirakan akan menjadi sumber bencana lingkungan di masa depan.
Keberagaman dalam Imlek menjadi semangat baru bagi bangsa Indonesia untuk bangkit melawan pandemi covid-19.
Keberagaman dalam Imlek menjadi semangat baru bagi bangsa Indonesia untuk bangkit melawan pandemi covid-19.
Dari 194 ribu koleksi, 817 benda bersejarah Museum Gajah mengalami kerusakan ringan hingga berat pasca-kebakaran.
Dari 194 ribu koleksi, 817 benda bersejarah Museum Gajah mengalami kerusakan ringan hingga berat pasca-kebakaran.
Ketika pemerintah Hindia Belanda tak mampu menghadapi gelombang pandemi Flu Spanyol secara menyeluruh, para sinshe muncul sebagai penyelamat.
Ketika pemerintah Hindia Belanda tak mampu menghadapi gelombang pandemi Flu Spanyol secara menyeluruh, para sinshe muncul sebagai penyelamat.
Usaha memutihkan kulit sudah dilakukan sejak lama. Ada risiko kesehatan yang mengintai.
Usaha memutihkan kulit sudah dilakukan sejak lama. Ada risiko kesehatan yang mengintai.
Anthem “You’ll Never Walk Alone” tak pernah lekang mengiringi Liverpool di masa jaya maupun nestapa.
Anthem “You’ll Never Walk Alone” tak pernah lekang mengiringi Liverpool di masa jaya maupun nestapa.
transparant.png
bottom of page