top of page

Kejahatan Tokeitai di Balikpapan dan Sulawesi

Tokeitai umumnya terkenal kejam. Namun ada yang baik di kamp perempuan meski sadis di kamp laki-laki seperti Sersan Yamadji.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Ilustrasi kamp tawanan perang era pendudukan Jepang. (NIOD)

23 Apr
3 menit membaca

SEBAGAI daerah dengan banyak orang Belanda, Sulawesi Selatan di zaman pendudukan Jepang punya banyak orang Eropa yang menjadi tawanan perang. Mereka tersebar di berbagai kamp di Sulawesi Selatan.

 

Kampili adalah salah satu kamp di sana. Isinya perempuan dan anak-anak. Yang bertanggungjawab di sana Sersan Yamadji dan seorang pembantu yang bisa dipukuli Yamadji jika kinerjanya tidak sesuai standar dan harapan Yamadji.

 

Seorang bekas tukang daging yang juga jadi pemuka agama, yang disapa sebagai Bapak Beltjens, ditempatkan di sana. Ia sebelumnya ditugaskan di kamp Pare-pare. Bermodalkan beberapa ekor babi yang kakinya patah karena terguncang-guncang di atas truk waktu dalam perjalanan menuju kamp, sebuah peternakan babi lalu diadakan di dalam kamp itu.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
It was not without reason that Ahmad Subardjo was nicknamed “The Guarantor of Independence” in Indonesia. However, he was absent when Sukarno proclaimed independence.
bg-gray.jpg
Saat memimpin Jakarta, Sudiro dihadapkan pada kondisi berantakan. Putar otak demi pembangunan kota, termasuk cari dana di luar lungsuran dari pusat. Sering pula gagasannya ditolak pemerintah pusat.
bg-gray.jpg
Ahmad Subardjo was born in Karawang to a family of Acehnese and Javanese nobility. The beloved son of a civil service police officer, he moved to Batavia to continue his education at a Dutch school.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah became the first female minister in Indonesian history. She handled everything from diplomacy and labor issues to makeup and lipstick.
Piala Dunia Wanita bentuk pengakuan FIFA terhadap perjuangan puluhan tahun.
Piala Dunia Wanita bentuk pengakuan FIFA terhadap perjuangan puluhan tahun.
Cerita lama tentang feodalisme, priayi intelek dan misteri raibnya sebuah patung.
Cerita lama tentang feodalisme, priayi intelek dan misteri raibnya sebuah patung.
Drama persaingan sekaligus persahabatan dua pembalap flamboyan legendaris yang memicu adrenalin.
Drama persaingan sekaligus persahabatan dua pembalap flamboyan legendaris yang memicu adrenalin.
Gara-gara wasit telat datang, Italia gagal melakoni laga kualifikasi. Di laga persahabatan malah berakhir kacau. Italia gagal lolos Piala Dunia 1958 di Swedia.
Gara-gara wasit telat datang, Italia gagal melakoni laga kualifikasi. Di laga persahabatan malah berakhir kacau. Italia gagal lolos Piala Dunia 1958 di Swedia.
Idris Sardi tak hanya lihai menggesek biola. Dia juga tukang cerita.
Idris Sardi tak hanya lihai menggesek biola. Dia juga tukang cerita.
Kisah-kisah unik cabang menembak di Olimpiade. Dari menembak merpati sampai duel ala Koboi.
Kisah-kisah unik cabang menembak di Olimpiade. Dari menembak merpati sampai duel ala Koboi.
transparant.png
bottom of page