Nh. Dini sejak kecil sudah perhatian dengan nasib para perempuan yang harus tunduk kepada keluarganya dan yang ingin menentukan nasibnya sendiri. Melalui sastra, ia curahkan pergulatan-pergulatannya.
It was not without reason that Ahmad Subardjo was nicknamed “The Guarantor of Independence” in Indonesia. However, he was absent when Sukarno proclaimed independence.
Saat memimpin Jakarta, Sudiro dihadapkan pada kondisi berantakan. Putar otak demi pembangunan kota, termasuk cari dana di luar lungsuran dari pusat. Sering pula gagasannya ditolak pemerintah pusat.