top of page

Kemenangan dan Kegagalan di Aceh

Snouck Hurgronje datang untuk membantu pemerintah Belanda menghadapi perlawanan Aceh. Berhasil di awal, tapi gagal di akhir.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Snouck Hurgronje dan Letnan Jenderal Joannes Benedictus van Heutz. (gahetna.nl dan europeana.eu).

29 Des 2022
4 menit membaca

Diperbarui: 5 Mar

PELURU meriam dari kapal Citadel van Antwerpen menghantam benteng di tepi pantai Aceh. Tembakan itu berbalas. Saling balas tembakan meriam pada pagi 27 Maret 1873 itu menandai dimulainya Perang Aceh. Setelah lebih dari sepekan, ribuan tentara pemerintah Hindia Belanda akhirnya mendarat dan merangsek ke pedalaman. Tapi, di depan Masjid Raya, pertempuran kembali terjadi. Bahkan pemimpin pasukan, Mayor Jenderal Johan Harmen Rudolf Kohler, tewas. Kolonel Gotfried Coenraad Ernst van Daalen, wakil Kohler, lekas menarik mundur pasukan.  


Para pembesar militer berupaya menyusun ulang strategi penyerangan. Berkali-kali mereka menyerang Aceh, berkali-kali pula mereka gagal menaklukkan Aceh. Snouck Hurgronje berada di Makkah ketika memperoleh kabar rentetan kegagalan pemerintah Hindia Belanda di Aceh pada 1889. Sumbernya surat kabar dan mulut para haji asal Hindia Belanda, termasuk dari Aceh.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

Tiga tahun genosida, lebih dari 20 rbu anak di Gaza meregang nyawa dan dua ribu anak di Tepi Barat dikerangeng zionis.
Tiga tahun genosida, lebih dari 20 rbu anak di Gaza meregang nyawa dan dua ribu anak di Tepi Barat dikerangeng zionis.
Di tengah pandemi orang berharap vaksin menjadi solusi. Bagaimana ketika dahulu vaksin belum dikenal?
Di tengah pandemi orang berharap vaksin menjadi solusi. Bagaimana ketika dahulu vaksin belum dikenal?
Film yang baik tak hanya memanjakan indera, namun juga menempa rasa menjadi manusia dan bangsa.
Film yang baik tak hanya memanjakan indera, namun juga menempa rasa menjadi manusia dan bangsa.
Di sebuah gua terpencil di tebing karst wilayah Maros ditemukan tulang belulang manusia dan fragmen tembikar. Diduga tempat penguburan.
Di sebuah gua terpencil di tebing karst wilayah Maros ditemukan tulang belulang manusia dan fragmen tembikar. Diduga tempat penguburan.
Habis cuju, terbitlah sepakbola modern. Tim Naga membuka peluang mengulang lolos ke Piala Dunia usai membekap “Garuda”.
Habis cuju, terbitlah sepakbola modern. Tim Naga membuka peluang mengulang lolos ke Piala Dunia usai membekap “Garuda”.
Terinspirasi dari legenda sepakbola Jerman Franz Beckenbauer, Christian Hadinata ingin jadi pemain dan pelatih hebat.
Terinspirasi dari legenda sepakbola Jerman Franz Beckenbauer, Christian Hadinata ingin jadi pemain dan pelatih hebat.
transparant.png
bottom of page