top of page

Kisah Dua Kapal Inaco

Belum genap satu dekade berdiri, sebuah perusahaan pelayaran swasta nasional mengalami masalah pelik. Bahkan akhirnya pailit dan bangkrut. Dua kapalnya menjadi sengketa.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Unjuk rasa ratusan calon jemaah haji Sumatra Selatan memprotes Inaco atas penundaan keberangkatan ke Mekah (Sumber: Het nieuwsblad voor Sumatra, 10 Juli 1953).

5 Feb
9 menit membaca

BEBERAPA maskapai pelayaran nasional mengalami kesulitan keuangan pada 1950-an. Bahkan Indonesian Navigation Co (Inaco) bukan hanya dinyatakan pailit oleh pemerintah tapi juga harus dibubarkan.  


Pernyataan itu disampaikan oleh Sekretaris Jenderal Mr. M. Besar atas nama Menteri Kehakiman dalam suratnya kepada Menteri Pelayaran Komodor ALRI Moh. Nasir tertanggal 30 November 1957. Dia menyebut penyelesaian untuk PT Inaco, yang betul-betul pailit, insolvent (tidak mampu bayar utang): “hanya ada satu kemungkinan, yakni bubar.” 


Isi surat Mr. M. Besar dipakai oleh Menteri Pelayaran untuk menjawab pertanyaan dari KH Muslich, anggota DPR dari Fraksi Nahdlatul Ulama (NU), mengenai kondisi PT Djakarta Lloyd dan PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni). Nasir menjawab surat KH Muslich pada 30 Oktober 1958 atau lebih dari setahun.  

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Tiga bersaudara berjuang mempertahankan kemerdekaan di Kalimantan Barat. Bardan Nadi, yang gugur di tangan tentara Belanda, diingat sebagai pahlawan. Sedangkan jejak kedua saudaranya menghilang di tengah perburuan kaum komunis setelah 1965.
bg-gray.jpg
Sepeninggal mentornya, Henk Sneevliet, Semaoen mengampu panji palu arit. Merapat ke Moskow hingga diasingkan lewat besluit.
bg-gray.jpg
Semaoen membawa Sarekat Islam cabang Semarang ke arah radikal. Pecah kongsi dengan H.O.S. Tjokroaminoto, Semaoen membentuk Sarekat Islam Merah.
bg-gray.jpg
Semaoen dikenal sebagai wartawan yang tajam mengkritik pengusaha kapitalis dan pemerintah kolonial. Akibatnya, dia dipenjara karena delik pers. Selama ditahan, dia menulis Hikajat Kadiroen.
transparant.png
bottom of page