top of page

Kisah Penangkapan Ahmad Subardjo

Belum sempat menamatkan sebuah buku sejarah, Ahmad Subardjo sudah harus berurusan dengan polisi Belanda. Ditahan saat sedang mengunjungi perpustakaan.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Ahmad Subardjo bersama Mr. Kashani tahun 1953. (Perpusnas RI).

13 Sep 2020
2 menit membaca

Diperbarui: 2 Agu

PADA 4 Januari 1946, ibu kota Republik Indonesia resmi berpindah dari Jakarta ke Yogyakarta. Presiden dan wakil presiden, beserta jajaran menteri, membawa serta keluarga mereka ke sana. Pemerintahan Indonesia pun seluruhnya dijalankan di kediaman Sri Sultan Hamengkubuwono tersebut.


Turut hadir di Yogyakarta, meski sudah tidak menjabat menteri, Ahmad Subardjo. Mantan Menteri Luar Negeri pertama RI itu datang terpisah dari rombongan presiden. Dia tinggal bersama istri dan keempat anaknya di dalam benteng keraton, di tempat kerabatnya. Subardjo ketika itu menjabat penasihat Sutan Sjahrir di departemen luar negeri. Namanya pun ada dalam daftar hitam pemerintah Belanda.


Suatu waktu di tahun 1949, Rohman, putra Subardjo menderita sakit pencernaan. Subardjo pun segera membawanya ke dokter Sim Ki Ay, kawannya ketika menjadi mahasiswa di Belanda. Oleh sang dokter Subardjo disarankan merujuk putranya ke rumah sakit di Jalan Gondokusuman. Putranya itu harus segera menjalankan operasi pengangkatan usus buntu.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
It was not without reason that Ahmad Subardjo was nicknamed “The Guarantor of Independence” in Indonesia. However, he was absent when Sukarno proclaimed independence.
bg-gray.jpg
Saat memimpin Jakarta, Sudiro dihadapkan pada kondisi berantakan. Putar otak demi pembangunan kota, termasuk cari dana di luar lungsuran dari pusat. Sering pula gagasannya ditolak pemerintah pusat.
bg-gray.jpg
Ahmad Subardjo was born in Karawang to a family of Acehnese and Javanese nobility. The beloved son of a civil service police officer, he moved to Batavia to continue his education at a Dutch school.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah became the first female minister in Indonesian history. She handled everything from diplomacy and labor issues to makeup and lipstick.
For Indonesia reconciliation is a necessity, yet it will not be easy to achieve.
For Indonesia reconciliation is a necessity, yet it will not be easy to achieve.
Warna batik pun menyala dengan sentuhan Tionghoa.
Warna batik pun menyala dengan sentuhan Tionghoa.
Buku ini hadir dengan membawa perspektif baru dalam memandang konflik Israel versus Palestina, yang selama ini nyaris terabaikan: sepakbola.
Buku ini hadir dengan membawa perspektif baru dalam memandang konflik Israel versus Palestina, yang selama ini nyaris terabaikan: sepakbola.
Beberapa negara Eropa Timur ingin menyamakan tragedi Holocaust dengan kejahatan komunis Soviet.
Beberapa negara Eropa Timur ingin menyamakan tragedi Holocaust dengan kejahatan komunis Soviet.
Mars menjadi destinasi utama robot-robot penjelajah ilmiah karena manusia belum mampu sampai ke sana. Namun robot-robot itu tak bisa pulang ke Bumi.
Mars menjadi destinasi utama robot-robot penjelajah ilmiah karena manusia belum mampu sampai ke sana. Namun robot-robot itu tak bisa pulang ke Bumi.
Piala Dunia Wanita bentuk pengakuan FIFA terhadap perjuangan puluhan tahun.
Piala Dunia Wanita bentuk pengakuan FIFA terhadap perjuangan puluhan tahun.
transparant.png
bottom of page