top of page

Kisah Tarigan, Laskar Buronan Westerling di Medan

Pentolan laskar yang paling dicari tentara Sekutu ini diringkus Westerling dalam operasi senyap.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Letnan Raymond Westerling. Ilustrasi (Betaria Sarulina/Historia.id)

19 Nov 2021
4 menit membaca

Diperbarui: 22 Feb

SETELAH berhasil memimpin operasi penerjunan pasukan ke kota Medan, Letnan Raymond Pierre Westerling menetap di Hotel Mijn de Boer. Hotel itu kini telah bersalin rupa menjadi Hotel Dharma Deli dengan hiruk-pikuk lalu lintas kendaraan di depannya. Tapi, ketika Westerling tinggal di sana, suasana di sekitar hotel yang letaknya di pusat kota itu masih asri.


“Saya menemukan tempat yang menawan, dengan banyak vila-vila yang cantik terletak di taman bunga yang indah,” kenang Westerling dalam memoarnya Challenge to Terror.


Pada Oktober 1945, Westerling mengemban misi untuk mengembalikan kekuasaan Belanda di Medan. Tugasnya antara lain mengorganisasikan pasukan sambil merencanakan operasi intelijen. Di Hotel de Boer itulah Westerling sehari-hari menjalankan pekerjaannya. Bersamaan dengan itu, tentara Sekutu pimpinan Brigjen T.E.D. Kelly mendarat di Medan. Jadi, keberadaan Westerling di Medan berada di bawah supervisi Sekutu (Inggris).  

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
It was not without reason that Ahmad Subardjo was nicknamed “The Guarantor of Independence” in Indonesia. However, he was absent when Sukarno proclaimed independence.
bg-gray.jpg
Saat memimpin Jakarta, Sudiro dihadapkan pada kondisi berantakan. Putar otak demi pembangunan kota, termasuk cari dana di luar lungsuran dari pusat. Sering pula gagasannya ditolak pemerintah pusat.
bg-gray.jpg
Ahmad Subardjo was born in Karawang to a family of Acehnese and Javanese nobility. The beloved son of a civil service police officer, he moved to Batavia to continue his education at a Dutch school.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah became the first female minister in Indonesian history. She handled everything from diplomacy and labor issues to makeup and lipstick.
Piala Dunia Wanita bentuk pengakuan FIFA terhadap perjuangan puluhan tahun.
Piala Dunia Wanita bentuk pengakuan FIFA terhadap perjuangan puluhan tahun.
Beragam cara diambil untuk mengakali atmosfer stadion tanpa “pemain keduabelas”. Dari mural kontroversial hingga boneka seks.
Beragam cara diambil untuk mengakali atmosfer stadion tanpa “pemain keduabelas”. Dari mural kontroversial hingga boneka seks.
 Sejak dini, Sandiaga terobsesi beragam olahraga. Menurun dari orangtuanya
Sejak dini, Sandiaga terobsesi beragam olahraga. Menurun dari orangtuanya
Tuan rumah terhindar dari malu di Indonesia Open 2019 berkat kegemilangan ganda putra. Sektor yang dulunya dipandang sebelah mata.
Tuan rumah terhindar dari malu di Indonesia Open 2019 berkat kegemilangan ganda putra. Sektor yang dulunya dipandang sebelah mata.
Tragedi Kanjuruhan jadi salah satu petaka terparah dalam catatan sejarah.
Tragedi Kanjuruhan jadi salah satu petaka terparah dalam catatan sejarah.
Lorenzo dan Marquez diprediksi bakal berseteru bak perseteruan Prost-Senna yang sohor sebagai persaingan tersengit di lintasan.
Lorenzo dan Marquez diprediksi bakal berseteru bak perseteruan Prost-Senna yang sohor sebagai persaingan tersengit di lintasan.
transparant.png
bottom of page