top of page

Sejarah Indonesia

Advertisement

KRI Irian dan Pemetik Bass Genesis

Meski pernah melarangnya main gitar, Mike Rutherford didukung ayahnya bermusik. Sukses lewat Genesis.

Oleh :
Historia
10 Mar 2026

Dengarkan artikel

bg-gray.jpg
bg-gray.jpg
camera overlay
camera_edited_30.png

Mike Rutherford, Tony Banks dan Phil Collins. (Genesis Archive/Wikipedia

  • 1 jam yang lalu
  • 4 menit membaca

KENANGAN masa kecil, apalagi yang jarang didapati, biasanya amat membekas pada diri seseorang dan akan terpatri dalam ingatan orang yang mengalaminya. Itu juga dialami Michael John Cleote Crawford Rutherford alias Mike Rutherford, musisi sekaligus pembetot bas grup rock Inggris Genesis.

 

Pada April 1956, dirinya diajak ayahnya mengunjungi kapal perang besar yang sedang bersandar di Pelabuhan Portsmouth, Inggris. Meskipun tidak paham, Mike kecil amat senang bisa menjejakkan kaki di atas kapal tersebut.  

 

“Kapten minum teh di rumah kami, saya diundang untuk menghabiskan hari berikutnya di atas kapal sebagai balasan,” kenang Mike dalam The Living Years  The First Genesis Memoir.

 

Pengalaman Mike tentu tak bisa dirasakan banyak anak sebayanya. Pasalnya ayah Mike, Kapten Angkatan Laut –setara kolonel di Angkatan Darat– William Francis Henry Crawford Rutherford (1906-1986), merupakan komandan Sekolah Meriam di Pulau Whaley, Pelabuhan Portsmouth sehingga termasuk orang penting yang dihormati di sana. William, yang pernah terlibat dalam Perang Dunia II, merupakan anak Kolonel Nathaniel John Crawford Rutherford (1874-1960), perwira di Korps Kesehatan Angkatan Darat Kerajaan Inggris yang terlibat dalam Perang Dunia I.

 

Pada April 1956 itu, setahun setelah William diangkat menempati posisi tadi, Pelabuhan Portsmouth kedatangan tamu agung, yakni kapal penjelajah AL Uni Soviet kelas Sverdlov, Ordzhonikidze. Kapal penjelajah sepanjang 210 meter itu tiba untuk mengantar Perdana Menteri Soviet Nikita Kruschev. Dalam prosesi itulah Mike mendapati saling jamu antara ayahnya dengan kapten kapal.

 

Namun, muhibah kapal Soviet itu “dicoreng” oleh hilangnya Letnan Lionel Kenneth Phillips Crabb (1909-1956), penyelam legendaris Inggris, dekat kapal tersebut. Hilangnya Crabb –baru 14 bulan kemudian mayatnya ditemukan dan menginspirasi Ian Fleming menggarap Thunderball dalam serial James Bond-nya– memunculkan ketegangan di tengah kecamuk Perang Dingin itu.

 

Selesainya masalah bilateral tersebut tak mampu membendung spekulasi kematian Crabb yang terus menggelinding bak bola salju. Spekulasinya bahkan terus bergulir hingga awal 2000-an, jauh setelah kapal Ordzhonikidze musnah. Kapal Ordzhonikidze sendiri pada 1962 menjadi milik Angkatan Laut Republik Indonesia (RI) setelah dijual lewat perjanjian kerjasama militer RI-Soviet. Setahun kemudian, setelah di-rekomisi, kapal tersebut dinamai KRI Irian.  

 

Soal kapal Ordzhonikidze menjadi milik Indonesia, Mike tak paham karena masih terlalu muda. Sebagai anak dari perwira angkatan laut, Mike meneruskan jejak ayahnya. Dia bergabung sebagai anak kadet HMS Excellent. Kebanyakan perwira Angkatan Laut ingin mendapat bintang, seperti juga ayah Mike.

 

“Tapi kemudian dia gagal mendapatkan promosi ke pangkat laksamana dan berharap pensiun dari angkatan laut,” aku Mike di The Guardian tanggal 24 Januari 2014.

 

Mike remaja jarang bertemu ayahnya yang kemudian menjadi manager di perusahaan Hawker Siddeley. Dia bahkan dikirim ke sekolah berasrama Charterhouse.

 

“Sekarang Michael, kamu adalah putra seorang perwira angkatan laut, kamu harus berperilaku seperti perwira angkatan laut dan menjadi kuat di setiap saat,” kata sang ayah berpesan di hari pertama Mike di sekolah asrama itu.

 

Mike tak menyukai sekolah itu. Satu-satunya hal terbaik adalah dia berkawan dengan Peter Gabriel dan Tony Banks serta peminat musik lain di sekolah itu. Tak hanya main musik, mereka bahkan mulai membuat lagu. Mike bermain bas dalam band mereka, Tony memainkan keyboard, Anthony Phillips bermain gitar, Chris Stewart memainkan drum, dan Peter bernyanyi.

 

Pada era 1960-an itu, waktu Perang Dingin memanasi dunia, gitar menjadi salah satu alat musik yang makin populer. Musik pop dengan suara gitar menjadi tren anak muda yang membuat golongan tua khawatir. Golongan tua tak suka perubahan Termasuk Kapten William Rutherford yang memasuki usia pensiun.

 

“Dia percaya bahwa gitar adalah simbol revolusi pemuda dan bahkan melarang saya memainkannya,” aku Mike.

 

Namun itulah yang dimainkan Mike di masa remaja dan setelahnya. Apalagi ketika berada di asrama Charterhouse tanpa ayahnya.

 

Kegiatan bermusik akhirnya tak berakhir di Charterhouse. Tony, Peter, Mike bersama Anthony Phillips dan Chris Stewart bahkan berhasil merampungkan album From Genesis to Revelation (1969) namun tak begitu sukses di pasaran. Mike dan kawan-kawan memutuskan untuk terus berlatih. Bahkan ketika Anthony dan Chris undur diri dari band yang mereka namakan Genesis itu.

 

“Saya masih tidak mengerti mengapa dia memutuskan untuk mendukung saya setelah semua yang dia habiskan untuk pendidikan saya,” aku Mike.

 

Agak ironis memang, Ayah Mike yang khawatir tapi malah memberinya uang untuk memberi peralatan. Bahkan lebih dari itu lagi. “Ketika Phil Collins bergabung dengan band sebagai drummer kami pada tahun 1970, orangtua saya mengizinkan kami tinggal di rumah mereka di Farnham saat kami berlatih.”

 

Setelah Phil Collins dan gitaris Steve Hackett bergabung bergabung dengan Genesis pada 1970, pamor Genesis mulai terangkat. Sepanjang awal 1970-an mereka merilis album Trespass (1970), Nursery Cryme (1971), Foxtrot (1972), Selling England by the Pound (1973), dan The Lamb Lies Down on Broadway (1974).

 

Manggung jadi sering mereka lakukan di dalam dan luar Inggris Raya. Gaya teaterikal Peter Gabriel ikut mengangkat Genesis di era psikdelic rock berjaya itu. Meski Steve Hackett sebagai lead guitarist bermain sangat baik, Mike terkadang juga menjadi rhythem guitarist yang mengiringi, dengan tidak meninggalkan bas.

Setelah Peter Gabriel keluar, Genesis tetap eksis. Phil Collins maju jadi penyanyi utama meski kerap sambil bermain drum. Warna musik Genesis tentu saja berubah. Setelah era psikedelic berlalu, musik Genesis menjadi lebih catchy di ranah musik pop. Dengan suara vokal Collins, pada 1976 A Trick of the Tail dan Wind & Wuthering dirilis dan sukses berlanjut. Di era ini, Mike menulis lagu “Follow You Follow Me”. Belakangan, Mike menulis “Turn It On Again”, “Land of Confusion” dan “Throwing It All Away”.

 

Di era 1980-an dan 1990-an, Genesis masih berkibar. Rasa popnya cukup diminati pasar.

 

Meski tak menjadi perwira angkatan laut seperti ayahnya, Mike menemukan kesamaan dirinya dengan ayahnya yang banyak keliling dunia, lewat Genesis yang banyak menggelar konser di berbagai belahan dunia. Mike mengaku, di era awal 1980-an hidupnya berkutat pada album dan tur konser di berbagai negara.

 

“Seperti dia, saya sering jauh dari rumah dan berkeliling dunia dikelilingi oleh kru yang sangat besar, hanya dia yang memiliki medali dan saya memiliki cakram emas,” terang Mike yang bangga pada ayahya yang ikut dalam pertempuran laut dan ikut menenggelamkan kapal perang Jerman Bismarck.

 

 

Komentar

Dinilai 0 dari 5 bintang.
Belum ada penilaian

Tambahkan penilaian

Advertisement

KRI Irian dan Pemetik Bass Genesis

KRI Irian dan Pemetik Bass Genesis

Meski pernah melarangnya main gitar, Mike Rutherford didukung ayahnya bermusik. Sukses lewat Genesis.
Masa Pahit Kesultanan Langkat

Masa Pahit Kesultanan Langkat

Kesultanan paling kaya di masa Hindia Belanda luluh lantak digilas revolusi sosial. Padahal, sang sultan telah menyatakan sumpah setia pada Republik Indonesia.
Jejak Perjuangan Ali Khamenei

Jejak Perjuangan Ali Khamenei

Menjadi aktivis yang melawan rezim Pahlavi, Ali Khamenei sempat dipenjara sebanyak enam kali. Bagaimana perjalanan hidupnya?
Donny God Bless Kritik Penguasa Generasi Ayahnya

Donny God Bless Kritik Penguasa Generasi Ayahnya

Basis God Bless Donny Fattah pandai menulis lagu dan peduli pada kehidupan bangsanya. Lagunya cukup kritis di era Orde Baru.
Cornelis Speelman di Tengah Kemelut Mataram

Cornelis Speelman di Tengah Kemelut Mataram

Perlawanan Trunajaya terhadap Mataram membuat VOC turun tangan. Cornelis Speelman ditunjuk untuk menyelesaikan kemelut tersebut.
bottom of page