top of page

Malam Muda-Mudi Jakarta

Ide ini berasal dari karnaval di Rio de Janeiro. Bertujuan untuk menghibur rakyat.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Perayaan hari jadi kota Jakarta ke-486

24 Jun 2013
2 menit membaca

Diperbarui: 19 Des 2025

“SELAMAT ulang tahun, Jakarta! Malam ini kita bergoyang!” kata seorang biduanita di atas panggung di depan Hotel Mandarin Oriental, Jalan MH Thamrin, Jakarta. Panggung itu satu dari belasan panggung yang berdiri di sepanjang Jalan MH Thamrin. Malam itu (22/6) Jalan MH Thamrin jadi ajang pesta rakyat. Orang menyebutnya malam muda-mudi, sebuah perayaan untuk memeriahkan hari jadi kota Jakarta.


Perayaan itu sempat mentradisi saban tiba hari jadi kota Jakarta. Ini bermula dari tahun 1968, tahun yang sama saat Jakarta Fair kali pertama digelar. Bang Ali, sapaan akrab Ali Sadikin, Gubernur Jakarta kala itu sedih melihat kondisi sebagian besar warga Jakarta.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Di usianya yang masih muda, Semaoen memimpin dan menggerakkan serikat buruh. Dia memperjuangkan pekerja tertindas dengan melancarkan pemogokan, sampai diusir pemerintah kolonial.
bg-gray.jpg
Beranjak remaja di tengah berseminya pergerakan, Semaoen “dibentuk” Sneevliet guna merintis jalan revolusioner.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah suffered a series of losses during her life. She lost four of her loved ones in a very short time.
bg-gray.jpg
Sebagai pegawai kereta api, masa depan Semaoen terjamin. Namun, dia memilih terjun ke pergerakan karena melihat ketidakadilan yang dialami rakyat jajahan.
transparant.png
bottom of page