- Martin Sitompul

- 7 Feb 2020
- 3 menit membaca
Diperbarui: 2 hari yang lalu
Ibu Fatwamati, istri Presiden Sukarno dalam tugasnya sebagai ibu negara sering blusukan ke tengah masyarakat. Biasanya, Bu Fat –sapaan akrab Fatmawati– mengunjungi permukiman kumuh di kawasan pinggiran Jakarta. Di beberapa kampung yang sanitasi udaranya buruk, Bu Fat menyaksikan betapa banyak anak-anak terserang penyakit paru. Ibu Fat prihatin. Dia pun teringat pada ayahnya, Hasan Din yang juga penderita asma.
“Ibu lihat banyak anak terserang TBC. Saat itulah terpikir oleh Ibu, alangkah membantunya jika ada rumah sakit khusus untuk anak-anak penderita TBC,” ujar Satyagraha, Pemimpin Redaksi Berita Minggu kepada Kadjat Adra’i dalam Suka Duka Fatmawati Sukarno.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.












