top of page

Sejarah Indonesia

Advertisement

Mengganyang Chauvinis Laki-Laki di Lapangan Tenis

Petenis Billie Jean King sukses membungkam kaum laki-laki yang menganggap perempuan senantiasa inferior dalam olahraga tenis.

20 Sep 2024

Dengarkan artikel

bg-gray.jpg
bg-gray.jpg
camera overlay
camera_edited_30.png

Duel "Battle of the Sexes" antara Billie Jean King vs. Robert Larimore 'Bobby' Riggs. (International Tennis Hall of Fame).

  • 20 Sep 2024
  • 5 menit membaca

Diperbarui: 31 Jan

SECARA fisik, terdapat perbedaan signifikan antara laki-laki dan perempuan. Namun, bukan berarti laki-laki selalu unggul. Hari ini, 20 September, lima dasawarsa silam, petenis putri Billie Jean King membuktikannya di lapangan tepok bola.


Arena Houston Astrodome di Texas, Amerika Serikat hari itu (20 September 1973) disesaki lebih dari 30 ribu penonton. Mereka antusias menyaksikan pertandingan eksebisi antargender terbesar bertajuk “Battle of the Sexes II” antara Billie Jean King kontra Bobby Riggs.


“Penonton sebanyak 30.472 orang yang datang ke Houston Astrodome pada (20) September malam itu jadi rekor tersendiri dalam sejarah tenis. Sekitar 90 juta lainnya menyakiskan dari televisi. Tapi saya ingin menunjukkan bahwa perempuan layak akan kesetaraan dan kami mampu tampil di bawah tekanan,” kenang Billie Jean yang dituangkan dalam All In: The Autobiography of Billie Jean King.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

Advertisement

Masa Pahit Kesultanan Langkat

Masa Pahit Kesultanan Langkat

Kesultanan paling kaya di masa Hindia Belanda luluh lantak digilas revolusi sosial. Padahal, sang sultan telah menyatakan sumpah setia pada Republik Indonesia.
Menyibak Mitos Haji Djamhari

Menyibak Mitos Haji Djamhari

Penelitian membuktikan bahwa sosok Haji Djamhari sebagai penemu kretek benar-benar ada dan bukan tokoh fiksi.
Dokter Tolong Orang Jawa Dikira Islam

Dokter Tolong Orang Jawa Dikira Islam

Rumahsakit Bethesda Yogyakarta yang masih berdiri hingga kini merupakan buah "kasih" dr. Belanda bernama JG Scheurer.
Supriyadi Masuk Hutan dan Menghilang

Supriyadi Masuk Hutan dan Menghilang

Setelah memimpin pemberontakan PETA di Blitar, Supriyadi masuk hutan dan menghilang. Diduga telah dibunuh Jepang, tetapi dirahasiakan sehingga makamnya tidak ditemukan.
Donny God Bless Kritik Penguasa Generasi Ayahnya

Donny God Bless Kritik Penguasa Generasi Ayahnya

Basis God Bless Donny Fattah pandai menulis lagu dan peduli pada kehidupan bangsanya. Lagunya cukup kritis di era Orde Baru.
bottom of page