- 4 Sep 2025
- 3 menit membaca
Diperbarui: 3 hari yang lalu
AKSI unjuk rasa di berbagai wilayah menjadi gambaran dari akumulasi kekecewaan masyarakat terhadap inkompetensi para pemangku kebijakan. Kritik tidak hanya diarahkan kepada kinerja mereka, tetapi juga pada respons dan pernyataan para pejabat yang nirempati sehingga memicu kemarahan publik.
Respons masyarakat terhadap kinerja pemerintah yang menyengsarakan rakyat mengingatkan pada sebuah istilah tua yang muncul pertama kali pada abad ke-17, yakni kakistokrasi. Berasal dari kata Yunani, kakistoraksi secara harfiah dapat diartikan sebagai pemerintahan oleh orang-orang yang terburuk.
Menurut ilmuwan politik Amerika Serikat, Norman J. Ornstein dalam “Political Disruption: Is America Headed Toward Uncontrollable Extremism or Partisan Goodwill?” termuat di Public Service and Good Governance for the Twenty-First Century, secara lebih luas, istilah kakistokrasi dapat berarti jenis pemerintahan yang paling tidak kompeten dan mengerikan.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















