top of page

Perseteruan India-Pakistan di Priangan

Perang hingga urusan sepele jadi buah dari konflik India-Pakistan. Di Bandung jelang KAA, kedua perdana menterinya juga besitegang.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Perdana Menteri Pakistan Ali Bogra dan Perdana Menteri India Pandit Jawaharlal Nehru. Jelang Konferensi Asia Afrika, keduanya sempat bersitegang. (Akun X @indianhistorypics).

7 Jun 2025
3 menit membaca

SETELAH konflik yang menyebabkan beberapa jet tempur India ditembak jatuh beberapa waktu lalu, konflik India-Pakistan memasuki babak baru. Kedua negara bertetangga yang sama-sama memiliki nuklir itu kini terlibat pertempuran udara menggunakan pesawat nirawak (drone).


“Insiden atau perang drone terjadi pada 8 Mei 2025, sekitar pukul 20.00 waktu setempat. Suar merah terlihat melesat di langit malam di atas Kota Jammu, India utara, ketika sistem pertahanan udara India menembakkan rudal untuk mencegat drone yang dikirim dari wilayah Pakistan. Selama empat hari bentrokan, India dan Pakistan yang selama ini mengandalkan jet tempur, rudal konvensional, dan artileri, mulai menguji kekuatan armada drone mereka,” demikian kompas.com, 27 Mei 2025, memberitakan.


Pertempuran udara menggunakan drone itu seakan memutakhirkan konflik kedua negara yang telah muncul sejak keduanya merdeka hampir 80 tahun silam. Setidaknya empat kali (1947-49, 1965, 1971, 1999) kedua negara bertetangga itu terlibat perang sejak merdeka pada 1947.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Kepulangan Semaoen ke Indonesia setelah 33 tahun di pengasingan disambut semarak. Presiden Soeharto menawarkan keluarga agar jenazahnya dimakamkan di Kalibata.
bg-gray.jpg
Memutus perkara adalah amanah, bukan mainan. Siapa mengkhianatinya harus menanggung akibat yang sepadan. Itulah yang tersurat dalam sistem dan tata kelembagaan hukum Jawa yang diterapkan Kesultanan Demak hingga Yogyakarta.
bg-gray.jpg
Tiga bersaudara berjuang mempertahankan kemerdekaan di Kalimantan Barat. Bardan Nadi, yang gugur di tangan tentara Belanda, diingat sebagai pahlawan. Sedangkan jejak kedua saudaranya menghilang di tengah perburuan kaum komunis setelah 1965.
bg-gray.jpg
Sepeninggal mentornya, Henk Sneevliet, Semaoen mengampu panji palu arit. Merapat ke Moskow hingga diasingkan lewat besluit.
transparant.png
bottom of page