top of page

Alasan Indonesia Mendukung Pakistan daripada India

Ketika India dan Pakistan berperang, Indonesia mendukung Pakistan. Ini alasan Sukarno enggan berada di belakang India.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Presiden Sukarno dan Presiden Pakistan Ayub Khan. (Getty Images).

23 Jul 2017
2 menit membaca

Diperbarui: 7 Jun 2025

INDONESIA dan Pakistan menjalinan persahabatan yang erat dan bertahan selama lebih dari enam dekade. Bahkan ketika Pakistan tengah bertikai dengan India pada 1965, Presiden Sukarno dengan tegas mendukung Pakistan ketimbang India. Padahal, Indonesia dan India juga punya ikatan sejarah penting di masa revolusi kemerdekaan sampai menggagas Konferensi Asia Afrika dan Gerakan Non-Blok.


Alasan Sukarno berada di belakang Pakistan karena sesama negara dengan mayoritas penduduk Muslim. Pada masa revolusi kemerdekaan, ratusan orang Pakistan yang tergabung di Divisi British India sebagai pasukan Sekutu membelot dari kesatuannya dan enggan berhadapan dengan kombatan Indonesia.


Alasan lain adalah kebijakan luar negeri India yang membela Malaysia ketika Indonesia terlibat konfrontasi dengan Malaysia. Hal ini karena India bagian dari Commonwealth atau negara-negara persemakmuran Kerajaan Inggris.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Mengapa dosen UI rumahnya di Ciputat, sementara kampusnya di Depok? Begini ceritanya.
bg-gray.jpg
Proyek beras sintetis Tekad menjadi skandal korupsi pada awal pemerintahan Soeharto. Dua pengusaha ditangkap di Jepang.
bg-gray.jpg
It was not without reason that Ahmad Subardjo was nicknamed “The Guarantor of Independence” in Indonesia. However, he was absent when Sukarno proclaimed independence.
bg-gray.jpg
Saat memimpin Jakarta, Sudiro dihadapkan pada kondisi berantakan. Putar otak demi pembangunan kota, termasuk cari dana di luar lungsuran dari pusat. Sering pula gagasannya ditolak pemerintah pusat.
Piala Dunia Wanita bentuk pengakuan FIFA terhadap perjuangan puluhan tahun.
Piala Dunia Wanita bentuk pengakuan FIFA terhadap perjuangan puluhan tahun.
Beragam cara diambil untuk mengakali atmosfer stadion tanpa “pemain keduabelas”. Dari mural kontroversial hingga boneka seks.
Beragam cara diambil untuk mengakali atmosfer stadion tanpa “pemain keduabelas”. Dari mural kontroversial hingga boneka seks.
Tuan rumah terhindar dari malu di Indonesia Open 2019 berkat kegemilangan ganda putra. Sektor yang dulunya dipandang sebelah mata.
Tuan rumah terhindar dari malu di Indonesia Open 2019 berkat kegemilangan ganda putra. Sektor yang dulunya dipandang sebelah mata.
Cara mudah ikut melestarikan lingkungan sekaligus merawat situs-situs bersejarah dari rumah.
Cara mudah ikut melestarikan lingkungan sekaligus merawat situs-situs bersejarah dari rumah.
Nilai budaya Melayu mulai luntur. Namun, bisa kembali dihidupkan melalui ingatan kolektif yang masih muncul dalam tradisi masyarakat Melayu.
Nilai budaya Melayu mulai luntur. Namun, bisa kembali dihidupkan melalui ingatan kolektif yang masih muncul dalam tradisi masyarakat Melayu.
Permainan serupa latto-latto pernah digandrungi anak-anak di Amerika Serikat, Inggris, dan Eropa. Permainan ini kemudian dilarang karena berbahaya.
Permainan serupa latto-latto pernah digandrungi anak-anak di Amerika Serikat, Inggris, dan Eropa. Permainan ini kemudian dilarang karena berbahaya.
transparant.png
bottom of page