top of page

Oposisi Berujung Pengasingan Tan Malaka di Gunung Lawu

Sjahrir-Amir Sjarifoeddin memburu para oposannya. Sukarno pinjamkan mobil dan beri sangu untuk menangkap Tan Malaka dan kawan-kawannya.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Tan Malaka. (IPPHOS).

  • 9 Jul
  • 9 menit membaca

PANTI Hoedjojo, Madiun, 15 Maret 1946. Pagi itu, Wali al-Fatah membuka Kongres Persatuan Perjuangan (PP) yang kedua. Dari pandangan mata, jumlah hadirinnya menyusut dari lebih 100 organisasi menjadi 40 organisasi saja.


Namun, gelora Tan Malaka dan para tokoh PP lainnya dalam agitasinya tak serta-merta menyusut. Mereka juga tak gentar dengan pertentangan-pertentangan dan intimidasi dari organisasi-organisasi lain semisal Badan Kongres Pemuda Republik Indonesia (BKPRI) atau “tuan rumah” laskar Pemuda Sosialis Indonesia (Pesindo).


Pesindo sendiri juga menggelar kongresnya pada 13 Maret 1946. Hasilnya: keluar dari PP. Sedangkan BKPRI, sudah lebih dulu menghelat musyawarahnya pada 14 Maret. Membuat mereka menempel banyak selebaran anti-PP dan menggelar unjuk kekuatan dengan parade bersenjata di Madiun.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Bukan tanpa alasan Ahmad Subardjo dijuluki “Sang Penjamin Kemerdekaan”. Namun, dia malah absen saat kemerdekaan diproklamasikan Sukarno.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah’s first steps in Batavia led her into the arena of the national movement.
bg-gray.jpg
Setelah kembali ke Indonesia, Ahmad Subardjo menjadi pengacara yang diawasi ketat oleh pemerintah kolonial Belanda. Menepi dari aktivitas politik, Subardjo pergi ke Jepang.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah shared a room with Siti Soendari, the youngest sister of Dr. Soetomo. They had different personalities but complemented each other very well.
Pandemi COVID-19 berimbas pada Olimpiade Tokyo. Seolah mengulang cerita kelam 80 tahun silam meski penyebabnya berbeda.
Pandemi COVID-19 berimbas pada Olimpiade Tokyo. Seolah mengulang cerita kelam 80 tahun silam meski penyebabnya berbeda.
Konsep Jabotabek dikritik karena bukan mengurangi tapi akan menambah beban Jakarta.
Konsep Jabotabek dikritik karena bukan mengurangi tapi akan menambah beban Jakarta.
Bukan mangkrak, museum ini cuma butuh dana dan komitmen yang besar. Butuh dana 40 milyar lagi.
Bukan mangkrak, museum ini cuma butuh dana dan komitmen yang besar. Butuh dana 40 milyar lagi.
 Kisah penerjunan sinterklas oleh AU Inggris di laga Aston Villa vs Arsenal menjelang Hari Natal yang berakhir pelik.
Kisah penerjunan sinterklas oleh AU Inggris di laga Aston Villa vs Arsenal menjelang Hari Natal yang berakhir pelik.
 Juri memilih Historia sebagai media partner yang paling inovatif dalam menyajikan konten sejarah populer
Juri memilih Historia sebagai media partner yang paling inovatif dalam menyajikan konten sejarah populer
Jepang bisa jadi adidaya tak lepas dari belajar ke Indonesia. Mengapa Indonesia tak mau meniru meski harus berguru pada murid?
Jepang bisa jadi adidaya tak lepas dari belajar ke Indonesia. Mengapa Indonesia tak mau meniru meski harus berguru pada murid?
transparant.png
bottom of page